INIPASTI.COM, MAKASSAR -Lantunan alat musik, mengiringi para lima penari perempuan lengkap dengan peralatannya, dengan luwes, mereka melakukan gerakan tarian membawa obor di tangan dengan api yang menyala.
Raut wajah Menteri Sosial RI Khofifa Indar Parawansa tiba-tiba berubah.
Senyum yang terus mengembang sedikit hilang. Dirinya, sesekali berbicara dengan Kepala Dinas Sosial Sulsel Andi Ilham Gazaling, dan Wakil Rektor IV, Prof dr Budu, sambil menikmati suguhan tarian Pepeka ri Makka.
Salah seorang penari kemudian mengajak orang nomor satu di Kementerian Sosial ikut bersama di mana dua penari telah menunggu, sempat menolak tapi akhirnya, Ia ikut bersama. Musik pun tetap terdengar, saat api mulai menyulut di kedua lengannya.
Khofifa mengakui, dirinya sempat takut ketika diajak tadi bersama dengan para penari, “terus terang saya sangat takut tadi, karena saya pernah punya pengalaman,” katanya, saat menghadiri Sinergitas Forum Rektor Dalam Rangka Penguatan Desa Sejahtera Mandiri, Selasa malam.
Namun, Ia tetap berterima kasih atas pertunjukan yang diberikan, dan ajakan para penari, di mana tubuh dan pakaiannya disulut dengan api, tapi tidak terbakar, “saya berterima kasih untuk itu,” ujarnya.
Tarian Pepeka Ri Makka adalah sebuah budaya asli Makassar, di mana para penari akan melakukan gerakan, sambil membawa obor yang apinya telah menyala. Para penari ini akan mulai menyulut api ke tubuh dan juga pakaiannya.
Tarian ini biasanya ditampilkan acara-acara rakyat Seperti Upacara Hajatan, Sunatan dan perkawinan. Namun sekarang ini juga biasa hadir saat menyambut tamu-tamu, dari Pemerintah (Iin Nurfahraeni)










