INIPASTI.COM, MAKASSAR, — Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) kembali mengingatkan penyelenggara Pilkada dan pasangan calon yang maju di Pilkada tetap memperhatikan protokol kesehatan di tengah Pandemi Covid-19.
Hal ini ditegaskan anggota DKPP RI Didik Supriyanto dalam diskusi bersama media dengan menghadirkan tim Pengawas Daerah (TPD) Sulsel Prof Ma’ruf Hafdz dan pegiat media, Arysad Hakim di Hotel Four Point By Sheraton, Makassar, Senin 16 November 2020.
Didik mengatakan Pilkada kali ini berbeda dengan sebelumnya sehingga perlu ditingkatkan protokol kesehatan. Agar Pilkada tidak menjadi claster baru penyebaran Covid-19.
“Kami coba mendorong teman-teman media mengingat KPU lebih serius mengurusi masyarakat yang bergerombol dan mengabaikan protokol kesehatan,” kata Didik.
Ia menjelaskan upaya mengurangi jumlah DPT setiap TPS 500 orang juga mengantisipasi kerumunan masyarakat saat pencoblosan nanti.
Didik mengatakan, pada masa kampanye ini kerumunan memang relatif sedikit, cuman yang dikhawatirkan disaat menjelang dan setelah tahapan pencoblosan nanti.
Ia berharap agar aturan-aturan yang telah disepakati bersama sebelumnya, bisa dipatuhi oleh seluruh peserta Pilkada.
“KPU dan Bawaslu membuat macam macam aturan, intinya mencegah pilkada agar tidak menjadi tempat tumbuh kembangnya Pandemi,” imbuhnya.
(Muh. Seilessy)










