INIPASTI.COM, GOWA – Akun Facebook Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) milik DR Irwanti Said MPd, Kamis (3/11) dibajak oleh orang yang tak bertanggungjawab. Pelaku meminta uang tunai dengan alasan ada temannya yang akan dioperasi di Kendari dan membutuhkan dana segar.
Beberapa kerabat perempuan yang akrab disapa Bunda Tanti ini bahkan telah mengirimkan uang tunai melalui rekening sesuai dengan permintaan pelaku.
Pihak keluarganya yang ada di luar daerah malahan sudah mentransfer melalui rekening sesuai dengan permintaan si pembajak akun dengan nilai Rp 1,3 juta. Tanti dan suaminya segera melakukan pelacakan dan menghubungi pihak BRI seraya menyampaikan permohonan maaf kepada para sahabat dan kerabat yang menjadi korban penipuan.
Salah seorang kerabat dosennya bernama Syakhruddin menjadi salah satu yang dimintai bantuan sebesar Rp 1,2. Pelaku meminta uang ditransfer ke rekening teman pelaku yang ada di Kendari.
Melihat permintaan yang tidak biasa dilakukan, Syakhruddin segera menghubungi Tanti melalui telepon. Sayangnya, pada saat bersamaan, HP Tanti tidak aktif. Begitu pula dengan HP milik suaminya, Syarifuddin Daeng Se’re.
Karena penasaran, akhirnya Syakhruddin mempertanyakan kembali nomor rekening yang akan dikirimi. Namun pelaku tidak melanjutkan permintaan. “Tampaknya pelaku mulai curiga kalau sudah ketahuan aksinya,” papar Dosen FDK ini.
Direktur Radio Syiar UINAM ini baru menyadari kalau akunnya sudah digunakan orang lain untuk meminta duit. Ia baru mengetahui setelah berhasil dihubungi.
Selanjutnya, Doktor Sosiologi ini berharap agar pemintaan uang dan sejenisnya sebagaimana pembajak lakukan tidak dilayani karena itu bukan permintaannya melainkan pelaku yang memanfaatkan akunnya.
Saat ini akun Facebooknya belum bisa dibuka. Tanti kemudian memberikan pengumuman melalui Whatsapp. “Assalamualaikum. Sekedar info, sejak subuh sampai sekarang, akun Facebook saya dikuasai oleh hacker. Sudah berkali-kali sy ganti password dan kode pengaman akun, tapi tetap bisa dibobol hingga saya tidak bisa log in lagi. Mohon abaikan chat via inbox atau messenger yang meminta sejumlah uang dan mengirimkan link apapun. Karena sudah ada yang terlanjur transfer ke rekening tertentu. Padahal akun tersebut sudah saya non aktifkan sejak tadi siang. Tapi si pelaku tetap bisa menggunakannya. Demikian teman-teman, mohon maaf untuk ketidaknyamanan ini. Wassalam.”
Baca juga : Warung Kopi Antar Irwanti Said Jadi Doktor Sosiologi
//










