DPRD Tulungagung Belajar Industri Kecil Menengah di Makassar

Penerimaan Kunker DPRD Tulungagung di Balaikota Makassar, Rabu, (7/3/2018).
editor : Inipasti (ZR)

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Sebanyak 20 orang anggota DPRD Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur tiba di kantor Balaikota Makassar. Kedatangan mereka dalam rangka kunjungan kerja untuk mengetahui pengelolaan pemberdayaan Industri Kecil Menengah di Kota Makassar di dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Rombongan anggota dewan Tulungagung ini dipimpin oleh wakil ketua komisi C DPRD Kabupaten Tulungagung Agus Budiarto. Mereka diterima langsung oleh staf ahli bidang pembangunan dan ekonomi Pemkot Makassar, Taufik Rahman. Penerimaan tersebut berlangsung di ruang rapat Sekda Lantai 9, menara kantor Balaikota, Rabu, (7/3/2018).

Baca Juga  Penyerapan Dana Desa Capai 93,4 Persen

Dalam sambutannya agus Budiarto mengatakan rasa terima kasihnya atas sambutan dari Pemerintah Kota Makassar yang telah bersedia menerima anggota DPRD dan pejabat Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta pejabat Dinas Koperasi Tulungagung.

Agus menjelaskan, tujuan kunjungan kerja ke Pemkot Makassar adalah untuk mengetahui sampai sejauh mana peranan pemerintah daerah dalam menumbuhkembangkan industri kecil dalam menyongsong era globalisasi.

“Kita ingin tahu seberapa besar, sumbamgan industri kecil terhadap PDRB (Produk Domestik Regional Bruto,red) dan tingkat pertumbuhannya, serta peran industri kecil dalam mengatasi pengangguran dan pengentasan kemiskinan,” kata Agus.

Baca Juga  Indonesia Tidak Impor Beras, Faisal Basri Kecewa?

Di kesempatan tersebut Didik Sulaksono, Kabid Perindag Tulungagung, ingin mengetahui pula seberapa besar peran industri kreatif dalam menopang perekonomian daerah. “Kami juga ingin mengetahui upaya-upaya apa yang dilakukan Pemkot Makassar dalam mengembangkan industri kreatif daerahnya, apalagi Makassar sebagai tujuan wisata di kawasan Indonesia timur,” tambahnya

Dalam penjelasannya, Taufik Rahman memaparkan bahwa Pemkot Makassar telah melakukan pendampingan terhadap pembedayaan UKM. Hal itu, jepasnya, dengan melakukan berbagai
pelatihan untuk usaha industri kecil, serta memberikan bantuan berupa alat produksi dan pemasaran pada produk usaha kecil.

Baca Juga  'Simbiosis Mutualisme' Pemerintah dan Pemuda Diharap Terjalin

“Pemerintah kota melibatkan SKPD terkait, dalam pemberdayaan UKM dengan melakukan pendampingan, pelatihan, serta pemasaran hasil produk dari UKM. Kita libatkan berbagai pihak salah satunya Dekranasda, akademisi dengan menggelar event nasional atau internasional untuk memasarkan hasil produk tersebut,” terangnya

“Tentunya hal itu tidak lepas dari dukungan dan kebijakan pemerintah terkait dengan pemberian izin usaha, khususnya dari dinas perizinan
dalam menunjang proses kegiatan pemberdayaan UKM tersebut,” jelasnya lagi. (*)

Leave a Reply