INIPASTI.COM, SUDIANG – Menjadi orang yang berguna dan memberi manfaat bagi banyak orang merupakan impian dua orang saudara sepupu ini. Cita-cita itu telah tertambat dalam hati Alfi Cahya Arifin (20) dan Ahmad Irfan Jayyadi (22) sejak kecil. Olehnya, mereka memutuskan untuk melanjutkan studinya sebagai mahasiswa kedokteran.
“Kami kuliah di kampus berbeda tapi jurusan sama, jurusan Pendidikan Kedokteran. Kalau saya kuliah di Universitas Bosowa, sepupu saya, Ahmad Irfan kuliah UMI (Universitas Muslim Indonesia,red),” ujar Alfi.
Untuk lebih memuluskan niat mulianya itu, keduanya pun mengaku akan berdoa langsung di hadapan Ka’bah. “Semoga kami menjadi lebih baik, menjadi dokter muslim yang bisa berguna bagi banyak orang, bisa lulus tepat waktu, jadi dokter bermasyarakat, banggakan orangtua, dan tentunya meraih predikat haji mabrur,” sela Ahmad Irfan.
Keduanya memang menjadi JCH asal Kabupaten Gowa yang tergabung dalam Kloter 28. Setelah menunggu selama 9 tahun, mereka berangkat bersama 246 JCH Gowa lainnya pada Kamis, 9 Agustus 2018. Alfi dan Ahmad Irfan pun menjadi JCH yang terbilang masih berusia muda.
“Kami mendaftar haji di tahun yang sama, tahun 2009. Keluarga besar yang berangkat ini ada 30 orang lebih, kalau keluarga inti 8 orang,” tambah Alfi.
Rombongan keluarga asal Kabupaten Gowa ini pun telah berada di Kota Mekkah. Selain berdoa untuk dirinya sendiri, Alfi dan Ahmad Irfan juga mengaku akan mendoakan teman-temannya yang telah menitipkan doa.
“Banyak sekali yang nitip doa, terutama doa agar bisa disegerakan jodohnya. Insya Allah, kami doakan semua,” perempuan berkacamata ini. (Sule)










