INIPASTI.COM, MAKASSAR – Proyek Strategis Nasional Kereta Api Makassar-Parepare, tahap 1 jalaur Maros-Barru akhirnya akan diresmikan, oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (29/3).
Seperti diketahui, ketika awal mulai dibangun, banyak yang menilai proyek ini akan terhenti mengingat pembangunanya terhambat karena masalah lahan. Walaupun dibangun secara bertahap dalam rentan waktu hampir 9 tahun, akhirnya proyek tersebut diresmikan.
Proyek yang peletakan batu pertama jalur kereta api ini, dilaksanakan pada 18 Agustus 2014 di Desa Siawung, Kecamatan Barru. Dimana, jika proyek yang menghubungkan 4 Kabupaten dan 1 kota itu, akan menghemat waktu tempuh sekitar 3 jam, jika berkendara dengan menggunakan mobil.
Sejak dilakukan pemasangan rel awal yang dilaksanakan pada 13 November 2015, di Desa Lalabata, Kecamatan Tanate Rilau, yang disaksikan kala itu Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hermanto Dwiatmoko dan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, mulai uji jalur kereta api pada tahun 2017.
Selama dalam pengerjaan pembangunan jalur Kereta Api, mendapat beberapa kendala, yang paling utama adalah pembebasan lahan. Adanya sebagian masyarakat merasa harga lahan tidak sesuai dengan keinginan menjadikan, progres pengerjaan terhambat.
Setelah proses cukup panjang, dimana sebagai salah satu PSN, Proyek Kereta Api dengan panjang 145 Km harus di rampungkan pada tahun 2024, dan akhirnya Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan, bersama PT Celebes Railway Indonesia, sebagai Operator Prasarana telah menyelesaikan panjang jalur KA hingga Desember 2022 80 Km.
Saat ini, jalur Kereta Api tersebut, melayani beberapa rute, dimana stasiunnya melayani jalur wisata.
Dalam peresmian tersebut, Presiden RI Joko Widodo akan didampingi sejumlah pejabat diantaranya Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumardi, dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, serta Direktur Jenderal Perkeretapian dan Kepala BPKA Sulsel.
Saat ini, gerbong yang didatangkan dari PT Inka dengan warna Merah dan Putih tersebut, akan digunakan oleh Jokowi dalam peresmian, dimana dari informasi dihimpun RRI jika, Kereta Api yang datang yaitu 1 train sets dengan 3 gerbong, kapasitas penumpang 168 orang.
Kereta Api Makassar – Parepare ini adalah pengembangan awal transportasi massal, menghubungkan pulau Sulawesi, yang mulai dicetuskan di era masa kepemimpinan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo kala itu.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, mengaku bersyukur akhirnya proyek Kereta Api ini akan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo, dimana berharap pasca kedatangan Jokowi proyek ini akan terus dikerjakan.
“Alhamdulillah, dengan diresmikan Kereta Api ini artinya insya allah akan jalan, dan tentunya mendapat perhatian yang lebih agar bisa beroperasi,” jelasnya.
(Iin Nurfahraeni)










