INIPASTI.COM, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin mengirimkan empat belas mahasiswa terbaik untuk melakukan pengabdian masyarakat di Bumi Maleo, Gorontalo, tepatnya di Kabupaten Bone Bolango dalam kegiatan KKN Kebangsaan 2017. Kuliah Kerja Nyata Kebangsaan (KKN Kebangsaan) 2017 telah menjadi agenda tahunan yang memadukan dharma pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam sebuah kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Selain Universitas Hasanuddin, KKN Kebangsaan tahun ini juga diikuti oleh 73 perguruan tinggi se-Indonesia dan 2 perguruan tinggi sebagai peninjau yaitu Ehime University Jepang dan Universiti Teknologi Malaysia. Berikut nama-nama empat belas delegasi Unhas yaitu Fachruqi Waris (Perikanan), Putri Khairunnisa (Kedokteran Gigi), Siti Chairunisa I. (Akuntansi), Intan Firdausi (Ilmu Komunikasi), Lukas John SP (Teknik Pertambangan), Ika Dwiyulita (Kimia), Nurhidayat (Teknik Industri), Yuniar P. Ismail (Fisika), Muhammad Al Mustawa (Kimia), Ismah Ulfiyah A. (Peternakan), Saharuddin (Ilmu Pemerintahan), Andi Firhan (Teknik Industri), Sarina (Kesehatan Masyarakat), dan Galang R. (Ilmu Hukum).
Terpilihnya empat belas mahasiswa dari berbagi fakultas tersebut merupakan hasil seleksi resmi yang diadakan oleh Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata (P2KKN) Unhas dari tanggal 07-11 Juni 2017 yang turut dipantau langsung oleh Ketua P2KKN yaitu Dr Hasrullah MA . Minat dan antusiasme mahasiswa Unhas untuk menjadi delegasi KKN Kebangsaan ini cukup tinggi hingga terdapat lebih dari 70 mahasiswa yang mengikuti tahap administrasi sebagai seleksi tahap awal. Seleksi lain berupa pemaparan projek, dinamika kelompok, dan wawancara turut dilakukan untuk memastikan delegasi yang diutus dapat menjaga nama baik, berkompetisi, dan berkolaborasi secara sehat dengan berbagai mahasiswa dari pelosok Nusantara. Tahapan seleksi yang dilakukan merupakan terobosan baru oleh supervisior, Andi Naharuddin, S.IP., M.Si, berhubung kuota yang diberikan sangat terbatas untuk setiap universitas. Universitas Hasanuddin sendiri memiliki sejarah yang tidak biasa dalam kegiatan tahunan ini karena Unhas merupakan perintis dan pelopor dari pelaksananaan KKN Kebangsaan pertama kali tepatnya di tahun 2013, menyatukan seluruh mahasiswa dari Sabang sampai Merauke bertepatan di hari peringatan ke-85 Sumpah Pemuda Indonesia.
“Merajut Tali Kebangsaan melalui Penerapan Program Konservasi Lingkungan, Kedaulatan Pangan berbasis Pemberdayaan” adalah tema yang diangkat tahun ini. Isu konservasi lingkungan, ketahanan pangan berbasis masyarakat di daerah tertinggal dari terisolir di wilayah Gorontalo menjadi langkah konkrit yang dapat ditempuh mahasiswa sebagai bukti kepemilikan terhadap NKRI. Dengan terbangunnya daerah tersebut, maka rasa kebangsaan akan muncul di sanubari masyarakat sebagai bagian dari NKRI yang utuh. Keberangkatan delegasi Unhas dijadwalkan pada Rabu, 19 Juli 2017 secara bersama-sama dari Bandara Internasional Hasanuddin menuju ke Bumi Maleo. Diharapkan setelah pelaksanaan KKN Kebangsaan, mahasiswa menjadi pribadi yang lebih berkarakter dan bisa memberikan kontribusinya pada keberlanjutan pembangunan bangsa.(Aslam Anwar/kontributor)










