INIPASTI.COM, Birmingham- Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, bakal membuka perjalanan mereka di YONEX All England Open Badminton Championships 2025 dengan tantangan berat. Di babak 32 besar, duo peringkat 4 dunia ini langsung berhadapan dengan ganda putra China, Chen Bo Yang/Liu Yi, yang sedang dalam performa apik. Laga ini digelar hari ini, 11 Maret 2025, di Utilita Arena Birmingham, Inggris.
Fakta di Balik Pertandingan
Fajar/Rian, yang jadi unggulan keempat, tengah memburu hattrick gelar All England setelah sukses juara pada 2023 dan 2024. Tahun lalu, mereka mengalahkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari Malaysia di final dengan skor 21-16, 21-16. Namun, Chen Bo Yang/Liu Yi bukan lawan sembarangan. Pasangan China ini, yang kini duduk di peringkat 15 dunia, punya catatan solid di turnamen Super 500 dan 300 akhir 2024, termasuk jadi semifinalis Japan Open 2024. Gaya bermain mereka yang cepat dan agresif bakal jadi ujian awal buat Fajar/Rian.
Kondisi Terkini
Fajar/Rian datang ke Birmingham dengan modal runner-up di Indonesia Masters 2025, meski sempat tersendat di Malaysia Open (babak 32 besar) dan India Open (babak 16 besar) awal tahun ini. “Kami tahu Chen/Liu lagi on fire, tapi kami siap kasih yang terbaik. All England selalu spesial buat kami,” kata Fajar dalam wawancara pra-turnamen dengan PBSI. Sementara itu, Liu Yi bilang, “Fajar/Rian juara bertahan, tapi kami nggak takut. Kami mau buktiin diri di sini.”
Head-to-Head dan Peluang
Berdasarkan data BWF, ini akan jadi pertemuan pertama Fajar/Rian dengan Chen/Liu, jadi belum ada rekam jejak head-to-head. Dengan pengalaman Fajar/Rian di turnamen Super 1000 dan ketajaman Chen/Liu sebagai rising star, laga ini diprediksi bakal ketat. Pelatih ganda putra Indonesia, Aryono Miranat, optimistis tapi waspada. “Fajar/Rian punya keunggulan di variasi serangan, tapi Chen/Liu kuat di defense dan smash. Kunci kami ada di konsistensi,” ujarnya.
Apa Artinya bagi Indonesia?
Kemenangan di babak awal ini krusial buat Fajar/Rian untuk jaga momentum menuju hattrick. Selain mereka, Indonesia juga punya Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di sektor ganda putra. Tapi Fajar/Rian tetap jadi tumpuan utama untuk bawa pulang gelar dari turnamen tertua di dunia ini. (Dito)










