INIPASTI.COM, NOVGOROD – Partai keempat babak knock-out Piala Dunia 2018 mempertemukan dua wakil Benua Eropa, Kroasia kontra Denmark. Pertandingan berakhir imbang 1-1 dalam waktu 2X45 menit. Bahkan tambahan waktu 2X15 menit tidak mampu bagi kedua tim menciptakan gol kemenangan meski Kroasia mendapatkan hadiah penalti.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Nizhny Novgorod Senin, 2 Juli dini hari tadi ini pun harus ditentukan pemenangnya lewat drama adu penalti. Kroasia pun keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2.
Namun, ada beberapa fakta unik yang terjadi pada laga ini. Fakta tersebut bisa saja menjadi rekor baru bagi dunia persepakbolaan. Berikut fakta unik yang menarik untuk dibahas pada pertandingan Kroasia vs Denmark
Gol Cepat
Gol Bek Denmark Mathias Jorgensen menjadi gol tercepat Tim Dinamit di Piala Dunia. Gol terjadi saat laga masih berjalan 1 menit. Gol tersebut berasal dari lemparan ke dalam Knudsen yang gagal diantisipasi oleh pemain belakang Kroasia. Jorgensen berhasil mengarahkan bola ke mulut gawang.

Bola liar sempat mengenai tangan penjaga gawang Kroasia, Subasic, namun bola tetap bergulir ke dalam setelah membentur tiang gawang. Namun, gol cepat ini juga cepat dibalas oleh Striker Kroasia Mario Mandzukic 3 menit berselang.
Pertandingan ini pun menjadi yang kedua dalam sejarah Piala Dunia untuk melihat kedua tim mencetak gol dalam tempo 4 menit. Pertama terjadi di tahun 2014 pada partai yang mempertemukan Argentina vs Nigeria.
Tim Paling Banyak Pencetak Golnya
Gol Mario Mandzukic pada menit keempat itu menjadikannya sebagai pencetak gol keenam bagi Kroasia. Kini Kroasia memiliki 6 pemain berbeda yang berhak menciptakan gol pada Piala Dunia 2018.
Jumlah ini menjadikan Kroasia sebagai tim yang paling banyak pencetak golnya di antara tim mana pun.
Pemain dengan sentuhan bola terendah
Tim Dinamit melakukan penyegaran pada menit ke-66. Penyegaran itu dilakukan dengan mengganti lini depan. Nicolai Jorgensen masuk menggantikan posisi Andreas Cornelius.
Atas pergantian ini, Cornelius menjadi pemain dengan sentuhan bola paling sedikit di antara semua pemain yang menjadi starter. 66 menit permainan berlangsung, Cornelius hanya melakukan 18 sentuhan bola.
Tembakan Melenceng Terbanyak
Menit ke 97, Gelandang Kroasia Ivan Perisic kembali melepaskan tendangan melenceng setelah 5 kali tendangan sebelumnya. 6 tembakan tanpa mengarah ke gawang ini menjadi yang terbanyak di antara pemain lain di Piala Dunia 2018.
Ivan Perisic pun ditarik keluar digantikan oleh Andrej Kramaric pada menit itu juga.
Hadapi tendangan penalti terbanyak
Pertandingan Kroasia vs Denmark harus dilanjutkan dengan tambahan waktu 2X15 menit. Pada menit ke 116, Kroasia mendapatkan hadiah penalti. Penalti itu pun menjadi tendangan penalti ketiga yang dihadapi oleh Kiper Denmark, Kasper Schmeichel pada Piala Dunia 2018.
Jumlah itu pun menjadikan Schmeichel sebagai penjaga gawang yang paling banyak menghadapi tendangan penalti pada satu kompetisi. Angka tersebut menyamai rekor penjaga gawang Amerika Serikat, Tony Meola pada tahun 1990.
Drama adu penalti
Drama adu penalti Kroasia vs Denmark menjadi yang kedua pada Piala Dunia 2018. Setelah pada pertandingan sebelumnya, Spanyol harus pulang karena kalah tos-tosan dengan Tuan Rumah Rusia.
Dua penendang pertama dari masing-masing negara gagal melesatkan bola ke dalam gawang. Tendangan penalti C Eriksen gagal membuahkan gol bagi Denmark dan diikuti M Badelj untuk Kroasia.
Algojo kedua dan ketiga masing-masing tim sukses membobol gawang lawan. Tendangan penalti kembali kandas pada algojo keempat dari Denmark dan Kroasia. Bahkan algojo terakhir Denmark, Josip Pivaric juga gagal.
Satu tendangan penentu hidup mati kedua negara tersisa bagi Kroasia yang dialgojoi Ivan Rakitic. Dengan tenang, Rakitic pun berhasil membobol gawang Denmark. Kroasia keluar sebagai pemenang.
Tatap 8 Besar
Atas kemenangan itu, Kroasia kini menatap babak 8 besar piala dunia 2018. Pada babak perempat final itu, Kroasia akan menantang tim tuan rumah Rusia yang pada laga sebelumnya juga menang berkat aksi apik Igor Akinfeev.
Capaian ini menjadi capaian yang terbaik bagi timnas Kroasia sejak 1998. Pada tahun 1998 Kroasia menduduki peringkat ketiga. Namun setelah itu, Kroasia baru sekali masuk babak knock-out dan baru kali pertama ini lolos ke 8 besar piala dunia.
Baca juga : Menyerang dari Magrib Hingga Laga Usai, Timnas Indonesia Menang Tipis Atas Laos.(Sule)










