Festival Kayumaloa Pasangkayu Destinasi Wisata Baru di Sulbar

Festival Kayumaloa Kabupaten Pasangkayu.

INIPASTI.COM, PASANGKAYU, – Tahun ini, untuk pertama kalinya Pemkab Pasangkayu menggelar Festival Kayumaloa. Bertempat di Pantai Koa-Koa, Dusun Kayumaloa, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Gelaran ini, menampilkan dua perlombaan tradisional, yakni lomba Gerobak Japi (Gerobak Japi Race) dan lomba perahu Sakaya Katinting ( Sakaya Katinting Race).

Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa menyampaikan Festival Kayumaloa ini akan paten diadakan tiap tahun. Bahkan melihat animo masyarkat nantinya akan diupayakan diadakan setiap enam bulan sebagai ajang promosi wisata dan budaya lokal Pasangkayu.

Festival ini diproyeksi bisa meningkatkan kunjungan para wisatawan di kabupaten paling utara Sulbar ini. Kata dia, lomba tradisional yang diselenggarankan dalamnya diyakini mampu menjadi pemikat para wisatawan lokal dan asing. Ditambah pemandangan pantai Koa-Koa yang begitu indah.

Dijelaskan, Sakaya Katinting dan Gerobak Japi adalah alat transportasi sekaligus sebagai alat yang dipergunakan untuk mengais rezeki bagi masyarakat Pasangkayu sejak dahulu kala. Bahkan zaman dulu orang yang telah memiliki gerobak sapi dianggap sama dengan memiliki mobil.

Baca Juga:  Di Depan Bidan, Istri Bupati Pasangkayu : Profesi Kita Adalah Ibadah Kita

“ Festival ini mengangkat kearifan lokal dan menghidupkan tradisi yang sudah ada sejak zaman dahulu kala. Dulu kalau ada acara peminangan itu memakai gerobak Japi. Jadi dahulu kalau memiliki gerobak japi, kita sudah bisa bangga. Demikian juga dengan perahu sakaya katinting bagi para nelayan,”terang Agus Ambo Djiwa.

Sementara, dari sektor wisata, pantai Koa-Koa sendiri merupakan salah satu destinasi wisata pantai terindah yang ada di Pasangkayu. Bentangan garis pantai yang panjang dan luas. Ditambah tumbuhan pepohanan yang masih sangat asri disana.

Tidak hanya itu, pantai Koa-Koa juga menawarkan pemandangan bawah laut yang menakjubkan. Perairan yang dangkal hingga beberapa kilometer kedalam wilayah laut, dengan hamparan terumbu karang yang indah. Berbagai biota lautpun hidup didalamnya. Sangat pas bagi penghobi snorkeling.

Baca Juga:  Terima 2 Penghargaan di 2016, Pemkab Matra Terus Berbenah Capai 5 Tujuan

Olehnya Agus Ambo Djiwa berharap pelaksanaan Festival Kayumaloa tahun mendatang bisa dibuat lebih meriah, agar gema gelarang tersebut bisa terdengar hingga ketingkat nasional dan internasional.

“ Suasana tradisional yang ada digelaran ini bisa diperkental, sehingga benar-benar mencerminkan budaya tradisi yang hidup di Pasangkayu. Saya juga berharap tahun mendatang partisipasi masyarakat bisa lebih ditingkatkan lagi” imbuhnya.

Sementara itu Sekretaris Kabupaten Pasangkayu H. Firman menjelaskan pula, kegiatan festival ini nantinya akan diupayakan setiap enam bulan, karena dengan kegiatan ini pendapatan masyarakat bidang mikro bisa meningkat.

“Festival ini diupayakan dua kali dalam satu tahun karena melihat animo masyarakat yg begitu tinggi, nanti sangat mempengaruhi pendapatan masyarakat yang ada disekitar pantai kayumaloa”tandas firman

Baca Juga:  Pasca Gempa Ini Langkah Pemkab Pasangkayu

(**)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.