INIPASTI.COM, MAKASSAR – Ketua Fraksi NasDem DPRD Sulsel, Muslim Salam mengaku Fraksi NasDem saat ini belum menentukan sikap terkait penggunaan hak interpelasi terhadap keberadaan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) yang dibentuk Nurdin Abdullah bersama Andi Sudirman Sulaiman.
Menurut dia, pihaknya masih menunggu komunikasi lanjutan dengan Gubernur Sulsel itu dengan pihak DPRD terkait keberadaan tim tersebut.
“Harus komunikasi dari hati ke hati. Harus dikomunikasikan dengan baik berdasarkan prinsip kesetaraan dan kemitraan. Nanti kalau jalan komunikasi sudah buntu baru kami akan memikirkan langkah selanjutnya,” kata Muslim Salam saat ditemui di Kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin 5 November 2018.
Meski banyak laporan yang menyebutkan bahwa TP2D bertindak diluar kewenangannya, namun fraksi NasDem, kata dia, tetap memilih mengedepankan komunikasi antar eksekutif dan legislatif.
“Walaupun kami tidak setuju jika TP2D banyak melakukan hal-hal yang luar kewenangannya. Tapi kami berprinsip masih bisa dikomunikasikan dengan baik bersama Pak Gubernur,” tambahnya.
Prinsip Partai NasDem, lanjut dia, ingin lihat melihat pemerintahan berjalan dengan baik ke depan. Soal pengajuan hak interpelasi akan memberikan kesan yang tidak baik. Sebab dewan dan Pemprov merupakan satu kesatuan.
“Kalau dari awal sudah ada pengajuan hak interpelasi sudah tidak bagus. Padahal DPRD dengan gubernur merupakan satu kesatuan. Makanya kita sarankan kepada Ketua DPRD Sulsel untuk komunikasi dengan baik. Harus dijelaskan bahwa di masyarakat ada berkembang soal TP2D. Bagaimana tupoksinya,” pungkasnya.
(Muh. Seilessy)










