INIPASTI.COM, GOWA – Menjelang Hari Jadi Gowa ke- 696 yang jatuh pada 17 November besok, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mengadakan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Gowa. Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menyampaikan beberapa capaian Pemkab Gowa sejauh ini. Capaian tersebut pada beberapa indikator makro seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), angka kemiskinan, dan angka pengangguran. Capaian ini menjadi semacam hadiah di Hari Jadi Gowa.
Adnan membacakan capaian tersebut di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Rabu (16/11). Berdasarkan data Biro Pusat Statistik (BPS), capaian IPM Kabupaten Gowa meningkat dari indeks 66,12 persen di tahun 2014 menjadi 66,87 persen di tahun 2015. IPM tersebut meliputi empat indikator komposit, di mana Angka Harapan Hidup naik dari 69,78 persen di tahun 2014 menjadi 69,88 persen di tahun 2015.
Harapan Lama Sekolah naik dari 12,45 persen di tahun 2014 menjadi 12,74 persen di tahun 2015. Rata-rata Lama Sekolah naik dari 6,99 persen di tahun 2014 menjadi 7,24 persen di tahun 2015. Pengeluaran Paritas Daya Beli naik dari Rp 851.500 menjadi Rp 857.800.
Data BPS juga menunjukkan bahwa angka kemiskinan turun dari 8,73 persen di tahun 2013 menjadi 8,00 persen di tahun 2014. Jumlah penduduk miskin dari 61.000 jiwa tahun 2014 turun menjadi 57.030 jiwa di tahun 2015. Sedangkan, berdasarkan data BKB dan PP, jumlah keluarga pra sejahtera juga menurun dari 27.937 jiwa di tahun 2014 menjadi 25.877 jiwa di tahun 2015.
Sementara itu, angka pengangguran terbuka Kabupaten Gowa tahun 2015 sebesar 4,96%. “Capaian ini masih berada di bawah angka pengangguran Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 5,95 persen. Dari data tersebut tergambar bahwa kualitas hidup masyarakat Kabupaten Gowa setiap tahun semakin baik,” terang Adnan.
Lebih lanjut Adnan menguraikan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gowa pada tahun 2015 cukup baik yaitu sebesar 6,80 persen, capaian ini berada sedikit di bawah pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan sebesar 7,13 persen. Namun masih berada jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 4,79 persen. Pendapatan per kapita penduduk juga meningkat signifikan yaitu dari Rp 16,92 juta tahun 2014 menjadi Rp 19 juta tahun 2015. PDRB atas dasar harga berlaku pada tahun 2014 sebesar Rp 12 Triliun naik menjadi Rp 13,7 Triliun tahun 2015.
Aspek daya saing daerah secara makro dapat dilihat dari pertumbuhan nilai investasi. Pada tahun 2014, nilai investasi di Kabupaten Gowa sebesar Rp 292 Miliar naik pesat menjadi Rp 395 Miliar tahun 2015 atau tumbuh sebesar 34,9 persen. Sementara itu, dari sisi pengelolaan keuangan menunjukkan capaian yang sangat menggembirakan.
“Pemerintah Kabupaten Gowa kembali berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan. Prestasi ini patut kita banggakan karena di Sulawesi Selatan, Kabupaten Gowa mencatatkan sejarah sebagai satu-satunya daerah yang memperoleh opini WTP selama lima tahun berturut-turut, di mana empat tahun terakhir diperoleh dengan predikat WTP clear dan clean atau tanpa paragraf, ” jelas bupati termuda di Kawasan Timur Indonesia ini di hadapan Ketua DPRD Kabupaten Gowa, H Anzar Zaenal Bate yang mempimpin rapat paripurna istimewa tersebut.
Pada bidang kesehatan, mantan anggota DPRD Sulsel ini mengatakan bahwa di tengah munculnya berbagai persoalan sejak diberlakukannya BPJS Kesehatan, maka Pemkab Gowa tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis terutama bagi masyarakat yang tidak mampu membayar iuran BPJS. “Pelayanan kesehatan gratis masih tetap berlaku, baik pada RSUD Syekh Yusuf maupun 26 Puskesmas dan 119 Puskesmas Pembantu. Saya mohon doa dan dukungan semua pihak agar diberikan kemudahan, kelancaran dan kemenangan atas gugatan Pemkab Gowa terhadap penyelenggaraan BPJS yang sedang bergulir di Mahkamah Konstitusi,” harap Adnan.
Pada orasi yang dihadiri Wakil Bupati Gowa H Abd Rauf Malaganni, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa H Muchlis, para muspida, para wakil ketua dan anggota DPRD serta para pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa ini, Bupati Gowa juga memaparkan berbagai capaian dan prestasi pembangunan Kabupaten Gowa di berbagai bidang yang semakin meningkat.
Sementara itu, untuk peringatan Hari Jadi Gowa yang Ke-696, tahun ini Pemkab Gowa akan mengangkat tema ‘Dengan Semangat Hari Jadi Gowa Ke-696, Kita Optimalkan Pemenuhan Kualitas Hidup Masyarakat dalam Bingkai Kebersamaan Menuju Masyarakat yang Berkualitas, Mandiri dan Berdaya Saing’. Tema tersebut merujuk pada aspek kualitas hidup masyarakat melalui capaian yang dibacakan oleh Bupati Gowa.(*)
Baca juga : Tak Leluasa Bantu Masyarakat, Bupati Gowa Gugat UU BPJS
//










