INIPASTI.COM, MAKASSAR – Pemerintah Indonesia telah memulangkan 106 Jemaah Haji asal Indonesia yang berpaspor Filipina. Mereka saat ini masih berada di Asrama Pondok Gede Jakarta. Beberapa di antaranya berasal dari Sulawesi Selatan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan Abdul Wahid Thahir, belum dapat memastikan teknis kepulangan jemaah haji asal Sulsel. “Mereka sudah ada pulang, tapi masih dikoordinasikan berapa jumlah jemaah asal Sulsel,” katanya melalui telepon seluler, Sabtu (22/10).
Ia menambahkan, saat ini sedang berada di Jakarta untuk mendapat arahan terkait kepulangan para jemaah haji ini.
“Saya belum bisa beri banyak komentar, karena masih menunggu arahan dulu dari pihak Kementerian Luar Negeri,” ujar Abdul Wahid.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang mengungkapkan, masalah kepulangan Jemaah Haji asal Sulsel berpaspor Filipina masih dalam koordinasi. Kalau kemudian Pemda harus membiayai, dirinya mengaku tidak bisa melakukan itu karena masalah keterbatasan anggaran.
Ia menjelaskan pihaknya akan mencari tahu dulu data jemaah tersebut. Setelah itu, akan disampaikan kepada keluarga masing-masing.
“Kami akan cari tahu dulu keluarganya, sambil berkoordinasi kepulangan mereka di sini,” paparnya.
Secara keseluruhan, Kementerian Luar Negeri telah memulangkan 106 WNI jemaah haji yang menggunakan paspor Filipina, terdiri atas 28 laki-laki dan 78 wanita. Sebanyak 42 di antaranya berusia di atas 60 tahun.
Sebagian dari mereka berasal dari sembilan daerah, yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, DKI Jakarta, dan Lampung. Sementara itu, sebagian lainnya adalah WNI yang berdomisili di Sabah, Malaysia.(*)
Baca juga : Terkait Pulangnya ‘Haji Filipina’, PPIH Harap Pemerintah RI Jalin Kerja Sama Internasional
//










