INIPASTI.COM, BANGKALAN – Punggawa Bhayangkara FC harus tertunduk lesu pada laga pamungkas penyisihan Grup A Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim), di Stadion Gelora Bangkalan Madura, Jumat, (14/2/2020).
Tak ada yang menyangka tim ibu kota itu harus tersingkir dari turnamen tersebut dengan cara menyakitkan. Bukan hanya tidak lolos ke partai semifinal yang sudah di depan mata, The Guardian bahkan harus menelan kekalahan besar dari lawan yang sebelumnya dianggap remeh, yaitu Persik Kediri.
Pasalnya, Persik sudah tidak memiliki kans untuk maju ke babak berikutnya. Disebabkan karena tim yang baru promosi ke Liga 1 Indonesia itu kalah pada dua laga sebelumnya.
Sejatinya, Bhayangkara FC hanya membutuhkan hasil seri. Bahkan kalah dengan skor 0-1 saja, sudah cukup untuk mengantarkan The Guardian tembus ke babak semifinal. Namun tak disangka, skuat Paul Munster itu kalah dengan skor telak. Tiga gol tanpa balas bersarang ke gawang Bhayangkara FC.
Babak pertama, Persik sudah unggul 2-0 lewat gol Faris Aditama dan Ante Bakmaz. Faris mencetak gol pada menit ke-14. Sedangkan gol Bakmaz terjadi di menit ke-39.
Mencoba mencetak 1 gol untuk bisa lolos ke semifinal, Bhayangkara FC justru kembali kebobolan pada menit ke-67. Kali ini aktornya adalah Paulo Sitanggang.
Kekalahan 0-3 dari Persik membuat Bhayangkara harus menguburkan mimpinya untuk menjadi kampiun Piala Gubernur Jatim. Hasil itu sekaligus mengantarkan Madura United melaju ke semifinal.
Bhayangkara FC dan dan Madura United sama sama mengoleksi 4 poin. Hanya saja, dengan kekalahan besar yang dialami Bhayangkara FC membuat Madura United unggul selisih gol.
Madura United pun mendampingi Persebaya Surabaya ke babak Semifinal Piala Gubernur Jatim 2020.
(Sule)










