INIPASTI.COM, MAKASSAR – Universitas Islam Makassar (UIM) boleh berbangga diri. Ia menjadi Perguruan Tinggi Swasta lingkup Kopertis Wilayah IX Sulawesi yang pertama membuka Prodi S2 Agribisnis.
Itulah sebabnya, kampus yang dulu bernama Universitas Al-Gazali ini, masih menjadikan Agribisnis sebagai ‘jualan’ unggulannya.
Asisten Direktur I Program Pascasarjana UIM Dr Ir Suardi Bakri MP mengatakan, program Pascasarjana mereka mengantongi izin operasional sejak delapan tahun lalu.
“Program Pascasarjana UIM mendapatkan izin operasional pada 2009. Kami telah mengelola tiga program studi S2 yakni, Agrobisnis, Agrotekonologi, dan Manajemen Pendidikan Islam,” ujarnya kepada inipasti.com, di Jakarta, Jumat (14/10).
Suardi menambahkan, dari tiga Prodi S2 yang dikelola, tertinggi jumlah peminatnya adalah S2 Agribisnis. “Sekitar 50 persen dari total 150 orang jumlah mahasiswa yang diterima Tahun Ajaran 2016/2017. Sementara kedua prodi lainya hampir berimbang,” tandas Alumni S3 Ilmu Pertanian Unhas ini.
Putra kelahiran Soppeng 12 Januari 1968 ini mengaku mulai bergabung menjadi tenaga dosen di UIM tahun 2000 . Sebelum menjabat Asdir I sejak 2014 , Ia juga pernah menjabat Pembantu Dekan I dan II.
Suardi juga menginformasikan kalau Alumni Program Pascasarjana UIM hingga saat ini sudah mencapai 300 orang lebih. Alumninya rata-rata bekerja di instansi pemerintah, penyuluh pertanian, dan beberapa orang telah menjadi anggota legislatif.
Ayah dua anak dari istri Hasmirah Hafid ini berharap, Program S2 Ilmu – Ilmu Pertanian yang dibinanya, tetap menjadi prodi andalan di bawah naungan Kopertis IX Sulawesi.
Agar prodi ini tetap eksis di waktu-waktu mendatang, maka upaya yang dilakukan Suardi adalah meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa. Pps UIM juga berupaya meningkatkan mutu pembelajaran dan mewajibkan lulusannya untuk menulis jurnal.
“Sangat berharap dengan adanya program ini, bisa berkontribusi pada peningkatan SDM terutama di tingkat birokrat, peneliti, maupun peningkatan para akademisi di Sulsel.(*)
Baca juga :
//










