INIPASTI.COM, MAKASSAR – Bulan Ramadan atau yang sering juga disebut syahrul mubarak atau bulan penuh berkah sebentar lagi akan tiba. Pada bulan itu, umat muslim diwajibkan untuk berpuasa.
Sebagimana hadis Rasulullah SAW yang artinya : ”Sungguh telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah. Pada bulan ini diwajibkan puasa kepada kalian.” (HR. Ahmad, An-Nasa’i dan Al-Baihaqi).
Maka dalam menyambut datangnya bulan yang penuh berkah ini, Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kemenag Sulsel Muhammad Nasir mengundang Kepala Seksi Kemasjidan Hisab Rukyat dan Bina Syariah, Ketua Badan Hisab Rukyat, Kepala BMKG Provinsi Sulsel, Ketua IMMIM, Ketua PWNU dan Muhammadiyah, Wahdah Islamiyah dan Pakar Hisab Rukyat Fakultas Syariah UIN Alauddin Makassar, guna membahas penentuan jadwal Imsakiah Ramadhan 1441 H untuk wilayah Sulawesi Selatan.
Rapat yang digelar di ruang kerja Kabid Urais ini (Rabu, 11/3/2020) mengahasilkan beberapa kesepakatan, yaitu :
1. Diharapkan dengan momentum bulan suci ramadhan persatuan dan Kesatuan Umat Islam tetap terjaga.
2. Sinergitas Antara ormas dan Kementrian Agama tetap terjalin dengan baik
3. Jadwal Imsakiah Ramadhan yang dikeluarkan oleh Kementrian Agama menjadi acuan bagi masyarakat
4. Diharapkan seluruh masjid melaksanakan kalibrasi/pencocokan jam yang ada di masjid
Rapat yang dipimpin langsung oleh Nasir ini, juga menyepakati melaksanakan rukyat hilal untuk penentuan 1 Ramadhan oleh Kementrian Agama dan ormas-ormas Islam di GTC pada tanggal 23 April 2020.
“Menurut perhitungan, tinggi hilal di atas 3 derajat untuk 1 Ramadan dan tinggi hilal pada tanggal 23 maret di atas 6 derajat dan untuk 1 Syawal. Sehingga dimungkinkan 1 Ramadan dan 1 Syawal tidak ada perbedaan. Namun kita tetap menunggu keputusan Menteri Agama RI,” jelas Nasir
Sebagai tidak lanjut dari hasil rapat ini, nantinya akan dikirimkan jadwal Imsakiah Ramadan ke 24 Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kota se-Provinsi Sulawesi Selatan dan media massa serta media elektronik seperti RRI dan TVRI.
Semua peserta rapat juga berharap kiranya tidak ada perbedaan penentuan 1 Ramadan tahun ini, sehingga umat muslim Indonesia dapat melaksanakan ibadah puasa dan Idul Fitri secara bersamaan.
Sebagai informasi bahwa PP Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1441 H jatuh pada hari Jumat, 24 April 2020 sebagimana tertuang dalam dalam Maklumat PP Muhammadiyah nomor 01/MLM/I.0/E/2020 yang diunggah di situs resmi PP Muhammadiyah. (rls)










