INIPASTI.COM, MAKASSAR – Askar (20 tahun), warga Jalan Barawaja harus menerima timah panas pada bagian kaki kiri dan kanannya, setelah berusaha kabur dengan menodongkan senjata tajam ke arah polisi yang hendak menangkapnya.
Diketahui, Askar ditembak karena hendak melarikan diri setelah pihak kepolisian personil Resmob Polda Sulsel yang melakukan patroli akan menangkapnya usai melancarkan aksi begal kepada gadis berumur 17 tahun, Nurlaila.
Kejadian tersebut, berawal saat Nurlaila melintas seorang diri di Jalan Urip Sumiharjo Km 4, Kota Makassar, Minggu (18/2/2018). Askar bersama satu rekannya lalu menghampirinya.
Korban ditodong dengan senjata tajam jenis badik. Dengan pasrah, Nurlaila menyerahkan handphone merek Vivo miliknya kepada pelaku.
Beruntung, saat itu personil Resmob Polda Sulsel yang melakukan patroli pengamanan malam Minggu melihat kejadian tersebut. Polisi lalu mengejar keduanya. Namun, Askar melakukan perlawanan dengan mengancam polisi dengan badiknya.
“Saat dikejar, pelaku justru mengancam terhadap anggota. Sehingga anggota kami mengeluarkan tembakan peringatan 3 kali, tetapi pelaku terus melakukan perlawanan,” kata Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Edy Sabhara.
Akibatnya, polisi terpaksa melumpuhkan Askar dengan menembak betis kiri dan kanannya dan membawanya ke RS Bhayangkara Makassar guna penanganan medis.
“Askar telah diamankan bersama barang bukti berupa sebilah badik dan handphone milik korbannya,” tambah Edy.
Saat ini, polisi masih mengejar satu pelaku lainnya rekan Askar yang berhasil melarikan diri.
(Reni Juliani)










