INIPASTI.COM,MAKASSAR- Hujan yang turun sejak sore pukul 17.00 Wita ternyata tak mampu ditampung drainase yang berada di sisi beberapa jalan. Curah hujan yang deras, membuat beberapa titik jalan utama terendam hingga banjir.
Hujan terjadi di beberapa titik seperti di kecamatan Rappocini, Mamajang, Panakkukang, Ujung Pandang dan Manggala. Beberapa ruas jalan bahkan tergenang air hingga lutut orang dewasa. Berbagai respons pun diutarakan masyarakat lewat media sosial. Pemilik akun Sam Amir di facebook mengunggah foto di badan jalan Urip Sumoharjo Makassar. “Sedikit lagi sudah bisa berenang,” tulisnya.
Komentar senada juga ditulis Wirda Ayuba, “Dari sore hingga malam makassar hujan deras. Banjir dimana-mana,”
Dari pantauan Humas kota Makassar, titik genangan air terlihat di sepanjang jalan Monginsidi, AP Petta Rani, dan Tamalate. Beberapa lama berselang seiring redanya hujan, air yang menggenangi beberapa ruas jalan ikut surut terbawa aliran air melalui saluran air (drainase) di sepanjang jalan.
Hujan yang mengguyur Makassar sejak petang hingga malam hari, direspon Wali Kota Danny dengan memerintahkan camat di 14 kecamatan siaga 24 jam mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir.
“Alhamdulillah, saat hujan reda genangan air ikut surut. Drainase dalam kota berfungsi mengalirkan air tidak terjadi sumbatan. Semoga kondisi ini bisa bertahan sehingga warga kita terhindar dari risiko genangan air yang berlarut,” harap Danny, Sabtu (24 September 2016).
Mengantisipasi terjadinya hujan susulan dengan intensitas yang lebih tinggi, Danny meningkatkan koordinasi melalui Whatsapp bersama 14 camat dan 143 lurah se – kota Makassar termasuk dengan Dinas PU, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan BPBD Makassar.
“Rapat koordinasi segera kita jadwalkan mengantisipasi musim hujan yang datang lebih awal dari prediksi semula termasuk membahas posko siaga 24 jam, call center, satgas drainase dan genangan,” tegas Danny.
Danny juga mengimbau warganya untuk memelihara drainase yang berada di sekitar tempat tinggal dan tempat kerja dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat, utamanya drainase yang dapat menyumbat saluran air.(*)
Baca juga : Sulsel Masih Betah Dengan Tujuh Medali Emas
//










