Idul Adha 1440 H, Begini Makna Berkurban Menurut Bupati Enrekang

Bupati Enrekang Muslimin Bando tampak berbaur dengan masyarakat di Lapangan Batili Enrekang untuk melaksanakan shalat idul Adha. Sabtu, (11/8/2019).

INIPASTI.COM, ENREKANG – Bupati Enrekang Muslimin Bando (MB) menunaikan salat Idul Adha 1440 H di Lapangan Batili Enrekang, Minggu 11 Agustus 2019. MB melaksanakan salat id, bersama ribuan umat muslim di lapangan tersebut.

Idul adha, juga lazim disebut hari raya idul kurban. Bagi MB, berkurban adalah ibadah yang sangat dianjurkan, sebagaimana telah dicontohkan para Nabi. Utamanya Nabi Ibrahim as bersama putranya Nabi Ismail as.

“Seperti yang disebutkan dalam Al-Qur’an Surat Al-Kautsar yang artinya Sesungguhnya Allah telah memberikan nikmat yanng sangat banyak oleh karena itu, shalatlah dan berkurbanlah,” jelas Muslimin.

Baca Juga:  Ini Cara Alumni Smada Makassar Menabung Pahala

Karena itu, ia mengajak seluruh kalangan umat muslim agar berkurban dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan. 

“Semata-mata agar kita mendapat ridha Ilahi, sebagai wujud syukur atas segala nikmat-Nya yang tak terhingga,” ajak MB.

Ia juga memprakirakan, sedikitnya terdapat 5000 ekor sapi dan kambing yang dikurbankan di Enrekang tahun ini.

“Estimasi itu berdasarkan pengalaman peringatan Hari Idul Kurban pada tahun-tahun sebelumnya,” tandasnya.

Baca Juga:  Pantau Harga Jelang Idul Adha, Adnan : Kenaikan 10 Persen Itu Wajar

Usai menunaikan salat idul Adha di Lapangan Batili, Bupati Enrekang dijadwalkan langsung menggelar open house di Rumah Jabatan Bupati. (*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.