Indonesia vs China Rebut Natuna, TNI Siap Tempur

INIPASTI.COM, JAKARTA- Pemerintah Indonesia menegaskan China telah melakukan pelanggaran batas wilayah di Laut Natuna. Hal ini buat geram sebagian masyarakat Indonesia dengan cuitan tagar di media sosial.

Kesigapan hal ini jadi perhatian serius TNI RI. TNI pun melaksanakan operasi siaga tempur terkait dengan adanya pelanggaran di kawasan tersebut.

Inline Ad

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya Yudo Margono di kutip detikNews mengatakan operasi siaga tempur dilaksanakan oleh Koarmada 1 dan Koopsau 1 dengan Alutsista yang sudah tergelar yaitu tiga KRI dan satu Pesawat intai maritim dan satu pesawat Boeing TNI AU. Dua KRI lagi masih dalam perjalanan dari Jakarta menuju Natuna.

Baca Juga:  Setelah Dana Desa, Kemenkeu Akan Gelontorkan Anggaran untuk Kelurahan

Yudo Margono mengatakan wilayah Natuna Utara saat ini menjadi perhatian bersama. Karena itu, operasi siaga tempur diarahkan ke Natuna Utara mulai 2020.

“Operasi ini merupakan salah satu dari 18 operasi yang akan dilaksanakan Kogabwilhan I di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya,” imbuhnya.

Perlu diketahui, China punya Nine Dash Line atau 9 Garis Putus-putus yang dibikin sejak 1947.

Terdapat 9 Garis Putus-putus menjadi batas teritorial laut Negeri Tirai Bambu itu, membujur dari utara, menabrak laut Filipina, terus ke selatan, hingga mencaplok sebagian Perairan Natuna milik Indonesia.

Baca Juga:  Tercatat 1.020 Sembuh dari Virus Corona, China Ucap Terima Kasih ke Indonesia

Sisi lain, Yudo menjelaskan, Kapal Republik Indonesia (KRI) dalam posisi siaga tempur untuk pengamanan laut Natuna. Sebanyak tiga kapal dikerahkan untuk mencegah pelanggaran kedaulatan di laut Natuna.

“Ada dua KRI kita kerahkan dan ditambah jadi tiga menyusul besok, ini kita lakukan karena ada pelanggaran kedaulatan di Laut Natuna,” ujarnya.

(Dhirga Erlangga)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.