INIPASTI.COM, GIANYAR – Juru Taktik Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri mengungkapkan kekecewaannya setelah laga persahabatan melawan Iran. Pasalnya, Garuda Muda yang sudah unggul terlebih dahulu berhasil ditahan imbang oleh Timnas Iran U-22.
Timnas Indonesia U-22 unggul saat pertandingan baru berjalan 9 menit. Muhammad Rafli berhasil mengonversi umpan matang dari Feby Eka Putra. Sehingga skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Tertinggal 0-1, Iran menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu tim terbaik di Asia. Timnas Iran U-22 tampak mengurung barisan pertahanan Indonesia. Alhasil, tim tamu sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-69 lewat Mohammad Reza Azadi.
Setelah gol tersebut, tidak ada lagi gol yang tercipta. Iran gagal memanfaatkan peluang, sementara Indonesia tidak berhasil mengonversi serangan balik. Padahal Indonesia mempunyai kesempatan saat melakukan serangan balik.
Kegagalan dalam penyelesaian akhir itu pun yang disoroti oleh Sang Pelatih Indra Sjafri. Meski tetap mengapresiasi pemainnya yang sabar dalam bertahan, namun dirinya mengatakan bahwa timnya masih lemah dalam serangan balik.
“Masalah kami adalah bermain cukup sabar namun begitu meraih bola kami memiliki masalah dalam melakukan serangan balik,” ujar Indra Sjafri sebagaimana dilansir oleh Sepakbola Indonesia Fansbook.
Olehnya, dirinya mengaku akan merombak komposisi timnya. Di mana Indonesia masih akan melakoni laga uji coba melawan Iran. Laga yang rencananya digelar di Stadion Pakansari Bogor itu akan berlangsung pada Sabtu, 16 November mendatang.
“Dibandingkan saat melawan China, Yordania, dan Arab Saudi, komposisi tim ini tidak lebih baik. Belum lebih baik. Jadi, pada laga uji coba kedua nanti, kami akan mencari komposisi pemain yang paling pas,” ungkapnya.
Untuk diketahui, pertandingan persahabatan ini dalam rangka persiapan Timnas Indonesia U-23 untuk Sea Games 2019. Sea Games 2019 akan digelar di Filipina. Jika sesuai jadwal, Sea Games ini akan berlangsung pada 30 November – 11 Desember 2019.
(Sule)










