INIPASTI.COM, JAKARTA – Beberapa tahapan persiapan pelaksanaan ibadah haji tahun 2017 telah dilakukan. Kali ini Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, Kementerian Agama (Kemenag) RI menggelar Qur’ah Pemondokan Jemaah Haji Wilayah Makkah. Gelaran tersebut berlangsung di Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, Senin, (12/6/2017).
“Sejumlah agenda penting sudah selesai dilaksanakan berkenaan dengan persiapan pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Di antaranya, pelunasan BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji,red) sudah selesai, pembagian kloter pun sudah selesai. Sekarang giliran Qur’ah yaitu mekanisme penempatan jemaah haji kita di pemondokan Makkah akibat bervariasinya jarak dan harga pemondokan,” urai Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis.
Ia menjelaskan bahwa Metode Qur’ah dilakukan untuk menjaga prinsip yang berkeadilan. Ia mengungkapkan pula bahwa Qur’ah diselenggarakan jauh-jauh hari agar bisa membantu jemaah haji untuk memperoleh informasi lebih awal tentang gambaran lokasi pemondokannya nanti di tanah suci. Hal itu, katanya, agar jemaah haji juga bisa lebih menyiapkan diri, baik fisik maupun mental lebih awal.
“Yang di Qur’ah hari ini ada 70 maktab, yang kapasitasnya 3000 jemaah atau sekitar 7 sampai 8 kloter. Selain itu, di sektor Makkah telah disiapkan 155 hotel dan Bus antar jemput dari hotel ke Masjidil Haram. Sedangkan di Madinah pihak Kemenag selaku penyelenggara Haji RI sudah menyiapkan 131 hotel dengan jarak terjauh 1300 meter dan disiapkan layanan bus sholawat,” jelasnya.
“Jumlah sektor tahun ini juga bertambah baik di Makkah maupun di Madinah, karena jumlah Kuota haji Indonesia juga bertambah tahun ini,” tambahnya.
Untuk diketahui, acara ini dibuka secara resmi oleh Sekjen Kemenag RI, Nur Syam mewakili Menteri Agama RI. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong dan memencet tombol bersama dengan Ketua Komisi VIII DPR RI dan Ketua Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI). Turut hadir Komjen RI Jeddah, para Pejabat Eselon II dan III di lingkup Dirjen PHU, para Kakanwil dan Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag seluruh Indonesia.










