INIPASTI.COM, SUDIANG – Ada yang berbeda pada pelaksanaan ibadah haji kali ini. Selain dari kuota jemaah haji yang bertambah, berbagai fasilitas, bahkan pemondokan jemaah calon haji (JCH) diatur sedemikian rupa oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1440 H.
Langkah tersebut dilakukan oleh PPIH untuk memberikan layanan terbaik bagi para tamu Allah itu. Kabarnya, tahun ini diberlakukan sistem zonasi. Hal itu disampaikan oleh Ketua PPIH Embarkasi Makassar, Anwar Abubakar usai menerima JCH Kloter 1 di Masjid Quba Asrama Haji Sudiang, Sabtu, (6/7/2019).
“Tahun ini jemaah haji akan merasakan beberapa layanan yang pada tahun-tahun sebelumnya tidak dinikmati oleh jemaah. Tahun ini diberlakukan sistem zonasi, di mana dengan sistem tersebut jemaah haji akan merasakan seakan-akan berada di kampung sendiri,” jelas Kakanwil Kemenag Sulsel tersebut.
Sistem Zonasi Haji adalah mengelompokkan pemondokan JCH dalam satu zona berdasarkan provinsi. Untuk JCH dari Embarkasi Makassar dipusatkan di Sektor II Syisah, Mekkah.
“Kalau dulu itu satu provinsi beda hotel, tahun ini dipusatkan dalam satu zona. Jadi misalkan Sulsel di hotel A, maka di hotel A itu orang jemaah Sulsel semua,” jelasnya.
Selain tergabung dalam bersama orang-orang satu rumpun, JCH tahun ini juga akan disajikan menu makanan Nusantara. “Pemerintah akan memberikan konsumsi tergantung selera asal masing-masing. Jadi misalkan Makassar, yah disajikan Coto Makassar, Pallu Basa, atau masakan khas lainnya. Tapi ini ada segmentasinya,” tutupnya. (Sule)










