INIPASTI.COM, MAKASSAR – Alumnus Pesantren Modern Tarbiyah, Firdayanti Anuggera Emba (21) menjadi Jemaah Calon Haji Termuda Kabupaten Takalar. Perempuan kelahiran 22 Februari 1996 ini akhirnya bisa berangkat menunaikan ibadah haji setelah menunggu 8 tahun lamanya. Ia mengaku ingin mengikuti jejak sang ibu, Hj Darmawati Daeng Caya (40) yang sekitar 20 tahun lalu juga berangkat haji diusianya yang masih muda.
“Ibu saya sudah naik haji di umur yang muda sekitar 22 tahun umurnya waktu itu. Karena itulah sehingga saya juga ingin dijadikan seperti itu (naik haji di usia muda,red),” ujar anak kedua dari H Emba Daeng Bombong (45) ini saat ditemui oleh tim inipasti.comdi Asrama Haji Sudiang sesaat sebelum berangkat ke Arab Saudi, Minggu, (6/8/2017).
Atas dasar keinginan ibunya itu, alumnus Atro Muhammadiyah ini didaftarkan oleh orangtuanya di tahun 2009 di Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Takalar. Pada saat itu, orangtuanya mengadakan hajatan khitanan kedua adeknya, Firdaus (19) dan Fitrawansyah (20). Dari hajatan itulah, katanya, terkumpul dana (Pangngiori/Passolo’) kurang lebih Rp100 juta.
“Waktu itu terkumpul uang hasil Pangngiori (istilah Makassar untuk isi undangan resepsi/hajatan,red) sekitar seratus juta. Dari situlah saya didaftarkan haji. Waktu itu masih 20 juta seratus ribu rupiah,” ungkap warga Palleko, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut) Kabupaten Takalar ini.
Sedangkan untuk pelunasan ongkos naik haji, Yanti sapaan akrab Firdayanti mengatakan bahwa dibayarkan oleh ayahnya. Di mana ayahnya sehari-hari bekerja sebagai penjual daging sapi di Pasar Pa’baeng-baeng, Makassar.
Yanti yang berangkat bersama tantenya itu pun telah berangkat menunaikan rukun Islam yang kelima. Ia berharap segala rangkaian ibadah haji nantinya tidak mengalami hambatan yang berarti. Ia pun tak lupa berdoa agar bisa kembali ke tanah air dengan selamat. Tentunya, kata dia, dengan predikat haji mabrur. (Sule).










