JCH Kloter 1 Menuju Mekah Besok, Embarkasi Makassar dan Aceh Tergabung Satu Sektor

INIPASTI.COM, MEKAH – Ketua Sektor Mekah wilayah Syisah Dr Kaswad Sartono telah memimpin rapat konsolidasi sekaligus finalisasi persiapan penyambutan Jemaah Haji asal Embarkasi UPG Makassar dan BTJ Aceh. Rapat tersebut berlangsung di Kantor Sektor 2 Hotel Thayyib Syisah, Jum’at, 12 Juli 2019 waktu setempat.

Dalam rapat tersebut diketahui bahwa bakal ada 36 hotel yang akan ditempati oleh 52 kloter asal Embarkasi Makassar (UPG) dan dan Embarkasi Aceh (BTJ). Dari seluruh hotel tersebut sudah dilakukan peninjauan dan survey oleh Tim Integrasi PPIH Sektor 2 dan dinyatakan siap menyambut Jemaah.

Berdasarkan jadwal yang dikeluarkan Kepala Daker Mekah, hari Senin (15/7/19) besok, Jemaah Kloter 1 UPG yang berasal dari Kota Makassar akan masuk Mekah dengan menempati hotel 235 ( Funduq Murjan Al-Faishal) dan 236 (Funduq Thayyib).

Baca Juga:  Hanya Sejam Istirahat, JCH Kloter 3 Berangkat

Menurut Kaswad yang juga Kepala Kabid Haji dan Umrah Kemenag Sulsel itu, kesiapan Petugas Sektor 2 dalam memberikan layanan, bimbingan dan perlindungan kepada jemaah haji sudah ditunjukkan sejak mereka menginjakkan kaki tiba di Mekah.

Petugas Haji yang tergabung dalam Sektor 2 Syisah sebanyak 61 orang terdiri dari unsur pimpinan, korwil dan bidang-bidang tugas yakni bidang konsultan dan layanan ibadah, akomodasi, konsumsi, transportasi, layanan umum, perlindungan jemaah (linjam), Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (P3JH), Tim Gerak Cepat (TGC), serta Tim Penghubung.

Baca Juga:  Kakan Kemenag Pasangkayu Dampingi JCH Belajar di Mock-Up Pesawat

Kaswad menjelaskan pula, dalam rangka membangun disiplin, semangat kerja, kebersamaan dan prestasi kerja dilakukan apel siaga setiap pagi pukul 07.00 waktu Saudi.

“Kemudian, sebagai bentuk maksimalisasi ikhtiar dan layanan, besok malam (malam Minggu,red) Sektor 2 juga akan melaksanakan Doa dan Dzikir sekaligus Malam Ta’aruf, dengan harapan semoga seluruh program layanan dan pembinaan kepada para Tamu Allah dapat dilaksanakan secara amanah dan maksimal di bawah bimbingan dan maunah Allah SWT,” ungkap lanjut Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama (NU) Makassar itu. (*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.