INIPASTI.COM, MAKASSAR – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof. Mohamad Nasir mengunjungi dan memantau pembuatan kapal nelayan di PT. Industri Kapal Indonesia, Minggu (6/8/2017).
Program pembuatan dan distribusi kapal tersebut atas dari kerjasama antara Kemenristekdikti, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Indonesia.
Kapal nelayan tersebut yang merupakan hasil inovasi Universitas Indonesia ini telah mendapatkan hak paten. Sementara Universitas Hasanuddin berperan sebagai koordinator dalam distribusi kepada nelayan yang membutuhkan.
Rencananya, kapal tersebut akan diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada saat acara puncak Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) ke-22 di Anjungan Center Point of Indonesia (CPI) pada tanggal 10 Agustus 2017 mendatang.
Mohammad Nasir sangat mengapresiasi saat melihat langsung pembuatan kapal tersebut yang dibuat dalam kurun waktu yang cepat.
“Kapal ini sudah dipatenkan. Harapan saya, kapal ini nanti bukan hanya digunakan oleh nelayan, tapi juga dapat dimanfaatkan untuk angkutan orang antarpulau. Kapal ini menggunakan teknologi plat datar, sehingga dapat digunakan fleksibel. Kami juga akan kembangkan agar ini dapat digunakan oleh polisi air untuk patroli,” paparnya dalam sambutannya.
“Setelah diluncurkan olek Pak Presiden Jokowi, Kapal ini akan dibagikan kepada nelayan dibawah koordinasi Universitas Hasanuddin. Selain di wilayah Sulawesi, ini juga akan dikembangkan untuk wilayah NTT, NTB, dan Papua,” jelasnya.
Sementara itu, Rektor Unhas menyatakan sangat bangga dengan keterlibatan kampus yang dipimpinnya pada proyek ini.
“Apalagi, dalam beberapa tahun terakhir ini Unhas memperoleh kepercayaan untuk melakukan kajian tentang Pelayaran Rakyat (Pelra) yang menjadi elemen penting dalam program Tol Laut,” ungkapnya.
Rasa bangga lain yang diungkapkan oleh Rektor Unhas setelah melihat kenyataan bahwa PT. Industri Kapal Indonesia (IKI) yang mengerjakan proyek ini ternyata banyak alumni-alumni Unhas yang terlibat.
“Beberapa diantaranya bahkan telah menduduki jabatan sebagai direktur. Menariknya, karena alumni Unhas di PT. IKI berasal dari berbagai fakultas, bahkan ada yang berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,” pungkasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Menristekdikti yang didampingi oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA, dan Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof. Dr. Husain Syam, MTP.
Turut mendampingi pula Sekretaris Jenderal Kemristekdikti, Prof. Ainun Naim, Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kemristekdikti, Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek Kemristekdikti, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unhas, serta beberapa pejabat Pemprov Sulsel.
(Ahadri/Inipasti)










