INIPASTI.COM, MAKASSAR – Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Mohammad Jusuf Kalla menegaskan agama bukan sumber konflik, melainkan mengajarkan kedamaian di tengah masyarakat.
JK mengungkapkan beberapa kalangan berpendapat, agama adalah sumber konflik dan kekerasan yang mengancam perdamaian dan kedamaian. Padahal hal tersebut tidak mampu mewakili agama tertentu secara universal.
“Memang ada kelompok yang mengatasnamakan agama melakukan tindakan kekerasan dan terorisme di berbagai negara, agama itu bukan sumber konflik, melainkan mengajarkan kedamaian,” ungkapnya, di Auditorium UIN Alauddin Makassar Samata Gowa, Kamis (25/1/2018).
Menurut JK, mereka yang melakukan permberontakan hanyalah segelintir orang yang menggunakan agama untuk menjustifikasi konflik dan kekerasan tidak bisa dibenarkan, bahkan banyak di antara mereka juga tidak memahami agama dengan benar.
“Termasuk Indonesia. Tetapi orang-orang atau kelompok seperti ini tidaklah representasi umat beragama secara keseluruhan,” tambahnya.
“Bahkan dengan melakukan kekerasan, mereka seolah menemukan agama kembali. Oleh karena itulah saya meyakini bahwa agama bukan sumber
konflik dan kekerasan. Semua agama sangat menekankan ajaran tentang perdamaian dan kedamaian, termasuk Islam,” jelasnya.
(Ahadri)










