INIPASTI.COM, SUDIANG – Setelah 42 hari berada di tanah suci, Jemaah haji Kloter 22 Debarkasi Makassar tiba di tanah air. Pesawat yang membawa 455 jemaah haji asal Sulawesi Tenggara (Sultra) ini mendarat di Bandara Hasanuddin pada pukul 22.21 WITA, Sabtu, (15/9/2018).
Kloter 22 Debarkasi Makassar ini mendapatkan tambahan jemaah haji. Saat berangkat ke Arab Saudi, jumlah jemaah haji hanya 449 orang. Namun, ketika kembali jumlah jemaah haji menjadi 450 ditambah 5 petugas kloter. Kloter 22 mendapat tambahan jemaah haji dari Kloter 30 Embarkasi Makassar.
“Iya, ada satu tambahan. Sebenarnya jemaah haji itu awalnya memang jemaah haji kloter 22, tapi karena saat pemberangkatan jemaah haji ini mengalami gangguan kesehatan, sehingga keberadaannya ditunda dan berangkat di Kloter 30,” jelas Ketua Kloter 22 Thahiruddin.
Saat tiba di tanah suci, kata Thahiruddin, jemaah haji asal Konawe Selatan (Konsel) Makmur Muslimin Indra (52) kemudian bergabung kembali dengan Kloter 22. Meski demikian, Thahiruddin menegaskan bahwa seluruh rukun wajib haji diselenggarakan dengan sempurna.
“Seluruh rangkaian ibadah haji dilaksanakan oleh beliau,” singkatnya.
Saat tiba di Asrama Haji Sudiang, jemaah haji Kloter 22 ini langsung mengikuti acara penerimaan kembali oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar. Mewakili PPIH, Kabid Urais Kanwil Kemenag Sulsel Iskandar Fellang menyerahkan jemaah haji kepada pemerintah daerah Sultra. Kakanwil Kemenag Sultra Abdul Kadir yang mewakili pemerintah daerah menerima jemaah haji untuk selanjutnya dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.
Diketahui, jemaah haji Kloter 22 Debarkasi Makassar ini berasal dari 6 Kabupaten/Kota di Sultra. Di antaranya, Kabupaten Muna Barat, Kabupaten Buton Utara, Kota Bau-bau, Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Konawe, dan Kabupaten Buton. Mereka baru akan meninggalkan Asrama Haji Sudiang pada Minggu, (16/9/2018) pukul 10.00 WITA. Dan akan bertolak ke Sultra sekira pukul 14.00 WITA. (Sule)










