KAISAR Jepang Akihito telah mengumumkan niatnya untuk turun tahta beberapa tahun mendatang, demikian disiarkan NHK.
Kaisar berusia 82 tahun, yang menderita berbagai gangguan kesehatan beberapa tahun terakhir, itu mengatakan tidak ingin tereus menjadi kaisar apabila dia harus mengurangi tugas resminya. Dia telah menjadi kepala negara selama 27 tahun dan pengunduran dirinya merupakan tindakan yang belum ada presedennya pada masa Jepang modern.
Putra sulungnya, Putra Mahkota Naruhito, 56, merupakan penerus yang akan menggantikannya di atas Tahta Seruni.
Kaisar Akihito menggantikan ayahnya, Hirohito, pada 1989. Dia dihargai karena telah membuat kerajaan mengambil jarak sehingga tidak dihubung-hubungkan dengan agresi militer Jepang pada Perang Dunia Kedua.
Pada tahun 2011, dia mengambil langkah tidak biasa dengan menyiarkan pidato lewat televisi ke seluruh negeri menyusul terjadinya gempa bumi dan tsunami di Fukusima. Menurut kantor berita Associated Press, suksesi terakhir dari kaisar yang masih hidup terjadi sekitar 200 tahun lalu.










