INIPASTI.COM, LUTIM – Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kakanwil Kemenag) Sulsel, Abd Wahid Thahir menyebutkan bahwa Kabupaten Luwu Timur (Lutim) adalah miniatur Indonesia. Gelar itu ia sandangkan pada salah satu kabupaten di Provinsi Sulsel ini karena menurutnya masyarakat Lutim sangat majemuk. Ia mengatakan bahwa hampir seluruh faktor kemajemukan yang ada di Indonesia, juga ada di Kabupaten Lutim.
“Lutim ini seperti Indonesia Mini, karena hampir seluruh faktor kemajemukan yang ada di Indonesia mulai dari agama, suku, ras, dan golongan ada di sini,” serunya saat membuka secara langsung Rapat Kerja (Raker) Penyusunan Anggaran dan Program Tahun 2017 yang dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Lutim, Jum’at, (16/6/2017).
Olehnya itu, Wahid Tahir menerangkan bahwa posisi, fungsi, dan peran Kemenag di wilayah Lutim tersebut sangat dibutuhkan dan diperlukan. Sedangkan terkait Raker, ia berpesan agar penyusunan program kerja harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Lutim.
“Dalam menyusun program ke depan harus berorientasi kepada program atau kegiatan yang prioritas dan kena sasaran, yang memiliki dampak langsung kepada tujuan visi dan misi kementerian agama, serta sesuai dengan kebutuhan lembaga dan masyarakat kita di luwu timur,” pesannya.
Wahid Thahir juga menegaskan kepada seluruh pejabat dan aparatur Kemenag Lutim agar tidak Gaptek (Gagap Teknologi). “Seluruh Aparatur Kemenag dimanapun berada harus gaul. Jangan menutup diri hanya berkutat di rutinitasnya saja, sebagaimana pesan Menteri Agama RI saat Rapat Kerja Kanwil Beberapa bulan yang lalu di Makassar,” tegasnya.
Lebih jauh, ia menginginkan agar para pejabat Kemenag Lutim memperbaiki dan meng-update terus data pada bidang manapun. Baik itu pendidikan, sebutnya, keagamaan, haji, Pontren, dan lain sebagainya. Karena saat ini, menurutnya akurasi data menjadi yang paling vital bagi keberlangsungan program dan kegiatan di kementerian agama.
Raker yang berlangsung pada 10 hari terakhir Bulan Ramadhan ini dihadiri juga oleh Kabag TU Kanwil, Subbag Kepegawaian, informasi dan Humas, dan dihadiri Ratusan Aparatur Kemenag di Lutim mulai dari Kasubag TU, Kepala Seksi, Kepala KUA, Kepala Madrasah penghulu dan Penyuluh.










