Kane Sebut Luka Inggris Akan Terasa Beberapa Waktu ke Depan

INIPASTI. COM – Kapten tim nasional Inggris Harry Kane mengakui kekalahan di final Euro 2020 melawan Italia di Wembley, Senin (13/7/21) dini hari WIB, akan meninggalkan luka yang bakal dirasakan untuk beberapa waktu ke depan.

Dilansir dilaman BeritaSatu, Inggris seolah mengulangi kenangan buruk semifinal Euro 1996, saat unggul cepat, diimbangi lawan dan pada akhirnya kalah dalam adu penalti.

Inline Ad

Gol Luke Shaw yang memecahkan rekor gol tercepat final Euro dibalas oleh Leonardo Bonucci yang mematahkan rekor sebagai pencetak gol tertua di final Euro.

Skor 1-1 bertahan hingga 120 menit dan dalam adu penalti tiga dari lima algojo Inggris gagal, sehingga Italia menang 3-2 untuk menjadi juara Euro 2020, menggagalkan jargon It’s Coming Home suporter tuan rumah.

Baca Juga:  AFF U-18 : Bantai Timor Leste, Garuda Nusantara Makin Kokoh di Puncak Grup A

Menurut Kane, ia dan rekan-rekannya sudah mengerahkan segenap kemampuan dan patut berbangga atas penampilan mereka sepanjang Euro 2020, yang setidaknya membuahkan partai final perdana di ajang tersebut.

“Para pemain sudah tidak bisa memberikan lebih dari ini. Adu penalti akan meninggalkan perasaan terburuk ketika Anda kalah,” kata Kane kepada BBC Sport dikutip laman resmi UEFA.

“Ini turnamen yang luar biasa, kami patut berbangga dan tetap menegakkan kepala.

Baca Juga:  Robert Pantau Kualitas Lima Pemain Seleksi PSM Makassar

“Kekalahan ini sakit sekarang, dan lukanya akan terasa untuk beberapa waktu ke depan,” ujarnya menambahkan.

Kane menjadi satu dari dua algojo Inggris yang sukses bersama Harry Maguire, sebelum tendangan Marcus Rashford membentur tiang, kemudian bola sepakan Jadon Sancho dan Bukayo Saka dimentahkan oleh Gianluigi Donnarumma (syakhruddin)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.