INIPASTI.COM, MAKASSAR – Setelah melalui berbagai permasalahan, mulai dari mendapat gugatan karena proses reklamasinya, akhirnya Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo melakukan soft launching lokasi Kawasan Pantai Pasir Putih (white sand beach), di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI)
Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan, Soft launching ini menjadi simbol dari kerja keras untuk menjadikan Sulsel sebagai titik tengah Indonesia (center point of Indonesia).
“Ini untuk rakyat, simbolik dari kerja keras kita, agar Sulsel betul-betul menjadi Center Point of Indonesia,” kata Syahrul, kamis kemarin
Menurutnya, kawasan pasir putih ini akan menjadi daya tarik atau landmark baru Makassar (Sulsel) dan akan menjadi daya tarik orang datang ke Sulsel.
“Kita memang membutuhkan landmark baru, bukan cuma kemarin yang dibuat Belanda, kita juga harus membangun terobosan, memang tidak mudah. Dibutuhkan kegigihan untuk bisa mencapai itu semua,” tuturnya.
Ia menambahkan, pembangunan dikawasan ini belum selesai. Namun, soft launching ini sebagai bentuk komitmen dan meyakinkan bahwa kedepannya akan dilakukan launching atau peresmian.
“Semoga kawasan ini bisa menjadi ruang publik yang nyaman. Masyarakat dapat menikmati view yang ada dan kawasan ini dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarat secara gratis,” harapnya.
Syahrul menambahkan, ide awalnya adalah untuk memperpanjang Pantai Losari, dari 876 meter menjadi lima kilometer.
“Anak cucu kita akan bermain-main disini. Saya tadi pikirnya berdiri hotel disini, berdiri sesuatu yang tidak bisa lagi untuk siapa-siapa, saya mau rakyat saya sesama orang Sulawesi-Selatan tetap melihat pantai kapanpun dia mau,” sebutnya.
Gubernur melakukan peresmian dengan pengguntingan pita, didampingi Forkopimda Sulsel. Selanjutnya, berjalan di sekitar kawasan pantai pasir putih bersama keluarga dan juga masyarakat.
(Iin Nurfahraeni)










