Keluarga korban Lion Air JT 610 berhak akan transparansi

INIPASTI.COM – Duka para keluarga yang kehilangan anggota keluarga yang dicintai pada kecelakaan pesawat Lion Air penerbangan 610 akan berubah menjadi amarah dan tuntutan akan jawaban, menurut salah satu pengacara penerbangan terkemuka di dunia.

“Pertanyaan terbesar yang mereka inginkan jawabannya adalah bagaimana mungkin hal ini bisa terjadi pada pesawat baru seperti itu,” ujar Prinsipal Firma Hukum Wisner di Chicago, Floyd Wisner, yang telah menangani setiap kecelakaan udara besar di Indonesia sejak tahun 1997.

Ia mengimbau kepada para penyelidik untuk mengutamakan sanak keluarga dan terbuka serta transparan sepanjang proses investigasi.

“Meskipun terlihat seperti masalah mekanis, kita tidak boleh langsung mengambil kesimpulan, cukup biarkan prosesnya berjalan.

Baca Juga:  Wujudkan Generasi Strategis Bersama Strategic Leadership Training (SLT) 1.0

“Karena itu, saya sungguh berharap jika memang kerusakan pada pesawat tersebut nanti ditemukan, keluarga para korban akan menjadi yang pertama untuk mengetahuinya, karena ini akan membantu mereka dalam masa berduka serta pemulihannya,” katanya.

Wisner, yang mewakili para korban serta keluarga yang terlibat dalam kecelakaan udara Indonesia lainnya, termasuk kecelakaan Lion Air sebelumnya serta Air Asia 8501 tahun 2014 dan Aviastar 7503 tahun 2015, mengatakan bahwa keluarga tidak boleh diremehkan oleh penjamin asuransi perusahaan penerbangan.

“Penjamin asuransi kemungkinan akan klaim bahwa karena ini adalah penerbangan domestik, peraturan di Indonesia yang membatasi kerusakan hingga 1,25 miliar rupiah akan diberlakukan. Namun, pembatasan tersebut tidak berlaku pada Boeing atau produsen komponen manapun.

Baca Juga:  Brenton Tarrant, Bandit Brutal dari  Selandia Baru

“Di masa lalu kita telah melihat maskapai penerbangan lebih peduli tentang keuangan mereka daripada para korban, itulah sebabnya penting bagi keluarga untuk mengetahui hak-hak mereka.”

Pengacara tersebut, yang telah menghabiskan hidupnya untuk membantu korban kecelakaan udara, mengatakan bahwa kehilangan orang yang dicintai pada keadaan seperti itu sudah cukup tragis, namun kesedihan tersebut bisa diperingan atau diperberat tergantung dari cara penyelidik memperlakukan para keluarga (*).

(Floyd Wisner) bisa dihubungi untuk komentar media melalui telepon atau Skype.

Kontak media:
Lyall Mercer – +61413749830
Lily Trotman – +61434791084

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.