Kemensos RI Beri Bantuan Untuk Berdayakan “Gepeng” di Jeneponto

Kementerian Sosial memberikan bantuan senilai Rp 2,2 miliar untuk memberdayakan "Gepeng" dengan program "Desaku Menanti" (Istimewa)

INIPASTI.COM, JENEPONTO – Kementerian social RI menyalurkan bantuan senilai Rp 2,2 Miliar yang diperuntukkan untuk gelandangan dan pengemis. Bantuan ini diwujudkan dalam program “Desaku Menanti” yang berlokasi di Kampung Kesetiakawanan Sosial Baji Ati, Desa Garassikang, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

“Program ini, hakekatnya untuk mengatasi kemiskinan dengan memberantas akar masalahnya. Pemerintah pusat dan daerah bersinergi memberdayakan gelandangan dan pengemis dengan mengembalikan mereka ke desa,” kata Dirjen Rehabilitasi Sosial Edi Suharto, di Jeneponto, Senin (16/4/2018).

Inline Ad

Pemilihan lokasi di Kabupaten Jeneponto tidak lepas dari studi kelayakan yang sudah dilakukan berdasarkan kriteria tertentu. Selain itu juga, karena potensi daerah itu sendiri.

“Semua ini mendapat dukungan dan komitmen dari internal pemerintah Kabupaten Jeneponto memang sangat terasa. Setelah kita pergi ke beberapa tempat ternyata Jeneponto memiliki komitmen luar biasa. Dukungan juga datang dari pemerintah provinsi,” ujarnya.

Baca Juga:  Kadis ESDM: Takalar Masuk Dalam WP dari Pusat

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah penting, sebab program “Desaku Menanti”didesain sebagai program pengentaskan kemiskinan dengan sinergitas antar lembaga. “Jadi bagaimana mengatasi masalah “gepeng” bukan di kota, melainkan mengembalikan mereka ke desa,” katanya.

Edi menambahkan, setelah di desa, tentu harus ada persiapan antara lain kebutuhan dasar untuk mereka. “Dalam hal ini mereka perlu memiliki tempat hunian yang layak, perlu usaha ekonomi produktif. Nah inilah yang kita siapkan di sini,”terangnya

Komitmen pemda dalam program ini di antaranya, menyediakan lahan, membantu mengawasi pelaksaaan program, kemudian juga penyediaan prasarana seperti listrik dan pendampingan.

Di Jeneponto, total bantuan yang disalurkan senilai Rp2.232.000.000, yang antara lain terdiri dari bantuan Bimbingan Sosial Keterampilan sebesar Rp 50 juta untuk 50 KK, masing-masing sebesar Rp.1.000.000. Bantuan Bahan Baku Rumah (BBR) senilai Rp1,5 miliar untuk 50 KK masing-masing Rp30 juta. Kemudian, Bantuan Usaha Ekonomi Produktif senilai Rp50 juta kepada 50 KK, masing-masing Rp5.000.000.

Baca Juga:  Bak Raja, Adnan dan Andi Bakti Dikawal dan Dipayungi saat Ziarah Makam Raja-raja

Program “Desaku Menanti” bertujuan mencabut akar kemiskinan serta pemenuhan kebutuhan dasar baik sandang, pangan dan papan.

Program ini merupakan pola penanganan gelandangan dan pengemis yang melibatkan enam unsur , meliputi Kementerian Sosial sebagai ,leading sector, pemerintah provinsi, kab/kota menyiapkan lahan serta program pemberdayaan lanjutan. Di samping sebagai obyek, gelandangan dan pengemis juga diposisikan sebagai subyek, khususnya dalam semangat keswadayaan dengan melakukan pembangunan rumah layak huni serta fasilitas dasar lainnya.

(Iin Nurfahraeni)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.