INIPASTI.COM, PAREPARE – Debat kandidat calon kepala daerah tidak selamanya menyajikan suasana tegang antar para kandidat. Hal itu terlihat pada debat kandidat Pilwali Parepare yang pertama kali diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare, Kamis, (29/3/2018).
Debat yang berlangsung di Gedung Islamic Center ini menjadi ajang saling mengenang bagi kedua pasangan calon, khususnya calon wali kota yang dahulu pernah bersanding bersama. Taufan Pawe (TP) dan Faisal Andi Sapada (FAS) terlibat nostalgia. Di mana, pada 5 tahun silam, mereka berjuang bersama untuk memenangkan Pilwalkot Parepare periode 2013-2018.
Kenangan itu kembali mereka ingat menyusul permintaan dari moderator debat, M Iqbal. Ketua Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin (Unhas) itu secara khusus meminta TP dan FAS untuk menceritakan hal paling berkesan yang mereka berdua lalui kala itu.
TP diberi kesempatan pertama untuk berbicara. Namun, ia tak banyak bicara, ia hanya berterima kasih kepada FAS yang telah menemaninya selama 5 tahun memimpin Kota Parepare. “Terima kasih kepada Faisal Andi Sapada dan Asriady Samad yang juga maju. Mari hadirkan demokrasi yang berkualitas di Kota Parepare,” singkatnya.
Sementara FAS lebih berpanjang lebar dengan menceritakan perjuangannya dahulu. Namun, yang ia ceritakan justru saat sebelum ia terpilih. Karena menurutnya saat menjabat, tidak banyak kenangan yang mereka lalui bersama.
“Tidak banyak yang bisa diceritakan soal kebersamaan di pemerintahan 2013-2018. Tetapi, saat-saat sebelum itu banyak hal yang kita lalui bersama. Saat kampanye kita jalan dan untuk menyapa dan menyakinkan masyarakat. Hujan dan panas kita lalui untuk bertemu para pendukung,” ungkapnya.
Begitu FAS menceritakan kenangan masa-masa kampanyenya dahulu saat mendampingi TP yang penuh perjuangan. Mereka harus melawan kandidat-kandidat kuat lainnya. Bersosialisasi tanpa kenal lelah, bersama-sama bekerja keras hingga akhirnya berhasil memenangkan Pilwalkot. (Sule)










