INIPASTI.COM, MAKASSAR – Permasalahan pembayaran gaji, sejauh ini juga berimbas pada guru dan sejumlah pegawai yang beralih ke provinsi dari kabupaten/kota.
Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Andi Arwien Azis menjelaskan, untuk pengalihan kewenangan ini sudah dibahas bersama. Khusus di Dinas Pendidikan, kata Arwin, ada banyak pegawai yang pindah. Sementara guru ada sebanyak sekitar 15 ribu orang yang datanya harus diverifikasi ulang.
Untuk mempermudah dilakukan verifikasi data, terutama para guru, Arwiwn meminta semua pegawai terutama para guru agat menyetor berkas dan dilakukan secara bertahap.
“Sekarang masih dilakukan verifikasi, memastikan kebenaran data pegawai yang ada. Kami sudah katakan bisa memasukkan secara bertahap kalau rampung, sambil menunggu yang lain,” kata Arwien, Sabtu (14/1/2017).
Menurutnya, pihaknya sama sekali tidak pernah menghalangi gaji untuk para pegawai. Tetapi ada tahapan yang harus dilalui. Ia mencontohkan, data guru harus lengkap dokumennya, yang sementara ini dirampungkan.
“Anggaran ada. Kalau memang Senin nanti mereka masukkan (berkas), bisa segera diurus pencairannya,” jelasnya.
Arwien menambahkan bahwa pihaknya memaklumi jika Diknas memerlukan waktu dalam mengurus administrasi, karena pegawai yang dialihkan cukup banyak dan memerlukan waktu dan ketelitian.
“Berapapun pegawai yang sudah rampung berkasnya, silahkan saja, tidak perlu perlu saling menunggu,” paparnya.
Kepala BPKD Sulsel ini juga Arwien mengimbau agar SKPD segera memasukkan berkas untuk pembayaran gaji stafnya. Karena, kata dia, alokasi gaji yang diperuntukkan untuk PNS, sudah siap dicairkan.
“Kami sedang menunggu para SKPD memasukkan daftar kebutuhan gaji mereka. Kalau ada masuk hari ini, maka terima gaji besok termasuk guru,” kata Arwien
Arwien mengakui, di awal tahun gaji pegawai memang seringkali terlambat. Namun, tambahnya, tapi sammpai lama seperti tahun 2017 ini. Lamanya pencairan gaji pegawai tahun ini, menurut Arwien, disebabkan perubahan nomenklatur saja, sehingga harus menunggu ketetapan siapa yang akan menjadi pengguna anggaran yang sudah tersedia tersebut.










