Kesalahan Inggris di Final Euro: Main Catenaccio Lawan Italia

INIPASTI.COM – Pelatih legendaris Italia Arrigo Sacchi menyatakan bahwa kesalahan Inggris saat kalah di final Euro 2020 (Euro 2021) adalah coba memainkan catenaccio.

Sacchi menilai gol cepat Inggris yang dicetak Luke Shaw di menit kedua makin membuat ‘Three Lions’ memainkan pakem bertahan yang selama ini dikenal jadi ciri khas Italia.

Inline Ad

“Inggris meniru kami: mereka mencetak gol dan kemudian semuanya bertahan.”

Sacchi menganggap Southgate tidak memahami karakter Italia di bawah Mancini. Padahal menurut Sacchi, Inggris punya kemampuan menyulitkan Italia seperti halnya Austria dan Spanyol.

Baca Juga:  Alasan Ferdinand Sinaga Memakai Nomor Punggung 6

“Memilih pemain bertahan, Kieran Trippier dibandingkan Bukayo Saka, sudah memberi penegasan terkait taktik Southgate, juga memberi tahu bahwa ia tak banyak memahami ide sepak bola Roberto Mancini.”

“Kami sebenarnya takut Inggris bakal meniru permainan Austria dan Spanyol, mengandalkan pressing, sesuatu yang membuat Italia dalam masalah,” kata Sacchi.

Sacchi lalu tak lupa memuji Mancini yang berhasil menerapkan pola main menyerang dan atraktif di timnas Italia.

“Terima kasih Mancini, yang memberi gaya main menyerang untuk tim nasional di masa sulit sepak bola Italia.”

Baca Juga:  Sea Games, Timnas U-23 Hadapi Partai Krusial di Laga Perdana

“Saya harap hal ini bisa jadi contoh bagi pelatih Italia lainnya untuk mengembangkan ide-ide mereka,” ujar Sacchi (syakhruddin)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.