INIPASTI.COM – Bakal Calon Gubernur Sulsel pada pilgub 2018, Nurdin Abdullah (NA) adalah salah satu calon yang paling sering diterpa issue. Banyak informasi yang berkeliaran yang menerpa NA, namun tanpa bukti yang jelas. Informasi yang paling anyar, NA dikabarkan akan berpaket dengan RMS. Sekretaris Nasdem, Alrif, menyebut semua kemungkinan masih ada, bisa saja RMS berpasangan dengan NA, politik kita masih cair, semua mungkin. Padahal NA sudah memilih wakilnya, Tanribali Lamo (TBL).
Berkembangnya informasi mendekatnya RMS ke NA, setelah IYL memastikan berpasangan dengan Cakka. RMS adalah salah satu kandidat yang diunggulkan untuk mendampingi IYL. Sebagai Ketua DPD I Nasdem Sulsel, RMS memiliki amunisi politik yang memadai untuk ikut bertarung pada Pilgub 2018 mendatang. RMS juga memiliki modal sosial dan ekonomi yang mumpuni. Sebagai bupati yang berlatarbelakang pengusaha, ia memiliki kekuasaan yang menempel pada modal ekonominya.
Jauh sebelum beredarnya berita tentang kemungkinan berpasangannya NA dengan RMS, NA juga pernah menghisasi halaman media karena bersedia diajak berdialog dengan Nurdin Halid (NH). NH mengundang NA untuk membangun komunikasi politik. Pada saat itu NH mengajak NA untuk menjadi calon wakilnya. NA tidak bergeming atas ajakan itu, NA menolak. Tim sukses NA juga memastikan NA akan maju sebagai calon gubernur, bukan wakil gubernur. NH akhirnya memilih Azis Qahar menjadi wakilnya.
Meskipun NA sudah lama berpasangan TBL, tapi hingga sekarang tidak pernah mengoreksi berita yang beredar tentang kemungkinan RMS merapat ke dirinya. Mungkin NA berpendapat, itu bukan urusannya, karena sumber informasi yang beredar itu bukan darinya, atau dari timnya. Publik akhirnya disuguhkan kepastian tentang pasangan NA tetap bersama TBL ketika, NA dan TBL bersama-sama mendaftar di Partai Demokrat dan PKPI. NA maupun TBL sama-sama berkeyakinan akan maju berpasangan pada perhelatan Pilgub Sulsel 2018 mendatang. (*/ipc)










