INIPASTI.COM, MAKASSAR – Apa jadinya ketika para pejabat lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ikut pelatihan Bela Negara, selama tiga hari. Lengkap dengan seragam ala militer, kemudian latihan seperti TNI.
Selama tiga hari, sejak Jumat (4/8) hingga Minggu (6/8) mereka sejenak meninggalkan rutinitasnya dari pekerjaan untuk ikut bersama dalam latihan gabungan di
Mako Rindam XIV Hasanuddin Pakatto, Kabupaten Gowa.
Dari beberapa unggahan foto yang ada, nampak terlihat ketika mereka sedang menikmati hidangan makan malam bersama, kemudian di pagi hari sejumlah agenda telah disiapkan, lengkap dengan peralatannya. Seperti tentara yang siap perang, muka mereka dicoreng-coreng.
Mereka pun berbagai pengalaman, seperti Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian Sulsel, Andi Hasdullah yang mengakui pelatihan ini adalah salah satu momen, membahagiakan dan membanggakan. Banyak hal yang sangat berkesan.
“Ada beberapa latihan fisik yang cukup berat, tapi menyenangkan dan membuat makin sehat. Selain itu juga membangun pribadi yang disiplin dan rasa tanggungjawab terhadap tugas,” kata Hasdullah, Minggu (6/8/2017)
Menurutnya, dengan latihan tersebut maka makin menguatkan kecintaan kepada negara, dan belanegara, bagaimana negara terjaga dari gangguan baik dari dalam maupun dari luar.
“Yang paling penting adalah, memberikan kinerja terbaik untuk pembangunan dan kesejahtraaan masyarakat yang makin baik,”ujar Hasdullah.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PKP2) Sulsel, Andi Bakti Haruni, mengakui usia mengikuti Latgab ini, dirinya merasa jadi pribadi yang disiplin, kemudian solidaritas antar sesama teman/rekan.
“Selain itu, mental dan fisik rasanya semakin baik semakin tangguh, dan semakin cinta pada Bangsa dan Negara,” kata Bakti lebih jauh.
Bakti juga menyebutkan, dengan latgab ini juga menumbuhkan toleransi dan melatih jiwa leadership dalam memimpin diri sendiri maupun kelompok. (Iin Nurfahraeni)










