INIPASTI.COM, MAKASSAR – Satu insiden kembali terjadi saat pelepasan Jemaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Makassar. Setelah insiden Anggota Polisi dengan Oknum TNI beberapa hari lalu, kali ini terjadi saat pelepasan JCH Kelompok Terbang (Kloter) 13. Insiden tersebut terjadi antara Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku dengan Polwan pengamanan haji Embarkasi Makassar, Minggu, (6/8/2017).
“Kalian semua bodoh. Asal kalian tahu, saya ini Ketua KPU,” teriak Musa Latua Toeken yang juga merupakan JCH asal Maluku yang dinyatakan batal berangkat akibat gagal ginjal.
Insiden tersebut bermula saat Musa hendak masuk ke dalam Aula III Asrama Haji Sudiang, lokasi dilaksanakannya prosesi pelepasan JCH Kloter 13. Namun karena Musa hanya menggunakan pakaian biasa, ia pun ditahan oleh Polwan yang sementara bertugas. Saat itulah Musa naik pitam karena ia ingin bertemu istrinya yang merupakan JCH Kloter 13 juga.
Selain Musa, ada 4 JCH lainnya yang dinyatakan batal berangkat di Kloter 13 ini. Diantaranya, Dewi Sartika Sabran (tunda karena lambat vaksin), Whangyee MR Ibrahim (tunda karena lambat vaksin), Neni Laode Imbo (Batal karena tidak layak terbang), dan Hasanuddin Maleto Lagempung (Ikut istrinya, Neni Laode Imbo).
Untuk Dewi dan Whangyee akan diberangkatkan pada Kloter berikutnya tahun ini jika usia vaksin sudah 14 hari. Sementara Neni dan Hasanuddin, akan diberangkatkan tahun depan jika sudah layak terbang. (Sule)










