Keutamaan Puasa Sunah Bulan Muharram 1442 H/2020

INIPASTI.COM, JAKARTA – Pada bulan Muharram umat Islam disunahkan untuk banyak berpuasa. Terdapat beberapa puasa sunah yang hanya dapat dilakukan di bulan Muharram yakni puasa Tasu’a dan puasa Asyura. Berikut sejumlah niat puasa sunah bulan Muharram 1442 H/2020 M.

Bulan Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Islam. Bulan Muharram pada tahun 2020 ini menjadi penanda tahun baru Islam yang ke 1442 Hijriah.
Dilansir di laman CNN, tahun 2020, 1 Muharram bertepatan dengan Kamis, 20 Agustus dan berakhir pada 29 Muharram bertepatan dengan 17 September mendatang.

Inline Ad

Pada bulan Muharram umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak puasa sunah. Puasa di bulan Muharram merupakan puasa yang utama setelah puasa Ramadan.

“Seutama-utama salat setelah salat wajib adalah salat pada sepertiga akhir malam, dan seutama-utama puasa setelah puasa Ramadan adalah puasa di bulan Muharram,” Hadis Riwayat Imam Muslim.

Terdapat sejumlah puasa sunah yang dapat dilakukan di bulan Muharram seperti puasa Tasu’a pada 9 Muharram, puasa Asyura pada 10 Muharram, Puasa Senin dan Kamis, dan Puasa Ayyamul Bidh. Selain itu, boleh juga puasa pada tanggal 1 Muharram dengan niat karena Allah SWT sebagai bentuk rasa syukur.
Berikut niat puasa sunah bulan Muharram.

  1. Puasa 1 Muharram
    Umat Islam juga boleh berpuasa pada 1 Muharram karena Allah SWT.
    “Segala amal itu tergantung niatnya, kalau niatnya karena Allah maka silahkan berpuasa sunah di tanggal 1 Muharram,” kata ustaz KH Wahyul Afif Al-Ghafiqi, kepada CNNIndonesia.com.
    Berikut niat puasa 1 Muharram
    Nawaitu shauma ghadin muharrami lillaahi ta’aalaa
    Aku berniat puasa di bulan Muharram karena Allah SWT
  2. Puasa Tasu’a – Puasa Tasu’a merupakan puasa sunah yang dilakukan setiap 9 Muharram. Puasa Tasu’a menjadi pembeda antara umat Islam dengan kaum Yahudi dan Nasrani.
    Berikut niat puasa Tasu’a.
    نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى
    Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatit Tasuu’aa lillaahi ta’aalaa
    Aku berniat puasa sunah Tasu’a karena Allah SWT
  3. Puasa Asyura – Puasa Asyura merupakan puasa sunah yang dilakukan setiap 10 Muharram. Rasulullah SAW sangat menganjurkan melakukan puasa ini karena dapat menghapus dosa setahun yang lalu.
    Berikut niat puasa Asyura
    نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى
    Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatil aasyuuraa lillaahi ta’aalaa
    Aku berniat puasa sunah Asyura karena Allah SWT.
  4. Puasa Ayyamul Bidh – Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa sunah tengah bulan yang dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Di bulan Muharram kali ini bertepatan dengan 1, 2, dan 3 September.
    Berikut niat puasa Ayyamul Bidh
    نَوَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى
    Nawaitu shauma ayyami bidh sunnatal Lillaahi Ta’aalaa
    Aku berniat puasa sunah Ayyamul Bidh karena Allah SWT
  5. Puasa Senin Kamis – Puasa sunah Senin Kamis merupakan puasa sunah yang dilakukan setiap hari Senin dan Kamis.
    Berikut niat puasa Senin
    نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
    Nawaitu shauma yaumal itsnaini sunnatan lillaahi ta’aalaa.
    Saya niat puasa hari Senin, sunah karena Allah SWT
    Berikut niat puasa Kamis:
    نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
    Nawaitu sauma yaumal khomiisi sunnatan lillaahi ta’aalaa.
    Saya niat puasa hari Kamis, sunah karena Allah SWT.
    Niat puasa sunah bulan Muharram ini dapat diucapkan di dalam hati atau dilafalkan dengan bersuara. Niatkan ibadah puasa sunah karena Allah SWT agar mendapatkan keutamaan dan bernilai pahala di sisi Allah (syakhruddin)
(Visited 1 times, 1 visits today)
Baca Juga:  Kuota Haji Bertambah, Masa Tunggu Sulsel Masih Puluhan Tahun
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.