Kloter 16 Tiba di Tanah Air, Jemaah Haji Langsung Dilarikan ke Rumah Sakit

Beberapa jemaah haji Kloter 16 menerima perawatan medis di poliklinik Asrama Haji Sudiang saat tiba di tanah air, Minggu, (9/9/2018). (Foto : Sule)

INIPASTI.COM, SUDIANG – Jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 16 Debarkasi Makassar telah tiba di tanah air. Pesawat dengan nomor penerbangan GIA1309 mendarat di Bandara Hasanuddin pada pukul 11.35 WITA. 452 jemaah haji ini tiba di Asrama Haji Sudiang sekira pukul 12.15 WITA, Minggu, (9/9/2018).

Selain dengan menggunakan bus, terdapat pula beberapa jemaah haji yang mesti terpisah dari rombongan. Ke-6 jemaah haji ini harus dibawa dengan menggunakan ambulans. Mereka harus menerima perawatan medis di Poliklinik setelah tiba di tanah air.

Inline Ad

Bahkan, satu di antara ke-6 jemaah haji ini harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) setelah dilakukan pemeriksaan di Poliklinik Asrama Haji Sudiang. Jemaah haji tersebut diketahui bernama Sinar Karella. Dia adalah jemaah haji asal Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat (Sulbar).

Baca Juga:  JCH Jantung Akhirnya Bisa Berangkat Haji

“Ada satu jemaah asal Polewali Mandar yang dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo. Jemaah tersebut memang sudah melalui operasi di Arab Saudi. Selangnya masih terpasang di perutnya,” ujar wakil ketua Bidang Kesehatan Haji PPIH Debarkasi Makassar, dr Irwan.

Hal tersebut dibenarkan oleh dokter Kloter 16, Elvira Amri Adam. Ia mengungkapkan bahwa jemaah haji tersebut mengalami Hidronefrosis Bilateral atau penimbunan cairan pada ginjal. Karena penyakit yang diidapnya itu, Sinar Karella harus dioperasi.

Baca Juga:  Ketiga Kalinya Naik Haji, Gubernur Sulbar Jadi TPHD Kloter 39

“Iya, beliau abis dioperasi di rumah sakit di Mekkah. Ada Hidronefrosis Bilateral (penimbunan cairan di ginjal, red) jadi harus dioperasi,” jelasnya.

Diketahui, Kloter 16 ini terdiri dari 452 jemaah haji. Selain 445 Jemaah haji Sulbar, terdapat dua jemaah haji yang merupakan mutasi masuk dari kloter lain. Yaitu Nurhayati Ombaler Taher Eks Kloter 13 dari Papua Barat dan Ramalang Dapi eks Kloter 31 asal Kabupaten Bone. Mereka didampingi oleh 5 Petugas Kloter. (Sule)

Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.