INIPASTI.COM, MAKASSAR – Jemaah Haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 Debarkasi Makassar telah mendarat di Bandara Internasional Hasanuddin Makassar pada pukul 14.40 Wita, Kamis, (7/9/2017). Jemaah haji yang seluruhnya berasal dari Kota Makassar itu telah menempuh perjalanan selama kurang lebih 11 jam dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.
447 Jemaah Haji itu pun mengikuti penerimaan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar di Aula II Asrama Haji Sudiang. Dalam proses penerimaan tersebut, Ketua PPIH Debarkasi Makassar, Abd Wahid Thahir mengungkapkan bahwa 3 jemaah haji Kloter 1 tersebut tidak bisa bergabung bersama pada proses penerimaan itu.
“Selamat datang kembali kepada jemaah haji. Namun, sayangnya 3 jemaah tidak bisa bergabung bersama kita di sini. Satu jemaah kita meninggal di atas pesawat, satu jemaah masih harus dirawat di Rumah Sakit di Arab Saudi, dan satu lagi tertinggal karena memakai pakaian India Pakistan,” ungkapnya.
Diketahui, jemaah haji yang meninggal tersebut bernama Nurhayati Duri Mamma (53). Sedangkan jemaah haji yang tertinggal di Arab Saudi masing-masing adalah Ikasturi (74) dan Bakri Sitti Laecceng. Ikasturi tertinggal di Bandara King Abdul Aziz Jeddah karena ke toilet saat pesawat sudah akan terbang. Sementara itu, Bakri masih harus menerima perawatan di RS Arab Saudi.
Jenazah Nurhayati langsung dibawa ke rumah duka di Pulau Sarappo dengan menggunakan ambulans. Selain itu, terdapat juga 8 Jemaah Haji lainnya yang diantar dengan menggunakan ambulans masuk ke Asrama Haji Sudiang. Setelah mengikuti penerimaan, Jemaah Haji ini dijemput oleh masing-masing keluarga dengan menggunakan mobil pribadi. (Sule)










