INIPASTI.COM, MAKASSAR – Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2018 telah selesai digelar. Berbagai lembaga survei pun telah merilis hasil penghitungan surat suara melalui penghitungan cepat (quick count). Dari berbagai lembaga survei tersebut, menunjukkan masyarakat lebih banyak memilih kolom kosong pada Pilwalkot Makassar, Rabu, (27/6/2018).
Dari lembaga survey Celebes Research Center misalnya, dari 53 persen suara masuk. Kolom kosong unggul dengan presentase suara 53,31 persen sedangkan pasang calon nomer urut 1 Appi-Cicu tertinggal di posisi 46,69 persen. Hal itu berarti kebanyakan masyarakat tidak setuju Appi-Cicu menjadi Wali Kota Makassar periode 2018-2022.
Sementara itu, pasangan calon yang didiskualifikasi oleh KPU, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto bersyukur sebab kesempatan untuk kembali bertarung di kontestasi Pilkada Makassar kembali terbuka. Mimpinya itu akan terwujud jika 50 persen lebih warga Kota Makassar tidak menginginkan paslon nomor 1 menjadi Wali Kota Makassar.

Begitu mengetahui hasil quick count di berbagai lembaga survei tersebut, dari kediamanya di Jalan Amirullah, Danny melakukan sujud syukur bersama para simpatisannya.
“Kita harus sama-sama menyelamatkan demokrasi. Alhamdulillah sejumlah quick count, baik CRC maupun TV nasional, telah menyatakan suara kolom kosong 53 persen. Di real count internal juga 53 persen. Artinya, insya Allah kolom kosong akan memenangkan Pilkada Makassar,” kata Danny.
Danny juga melakukan perhitungan suara secara real count. Menurut perhitungannya, di seluruh TPS di Kota Makassar telah menyatakan kotak kosong menang.
“Kota Makassar cetak sejarah baru di Indonesia calon tunggal kalah dari kotak kosong. Untuk skala kabupaten, pernah ada kotak kosong kalahkan calon tunggal di Maluku,” pungkasnya. (*)










