INIPASTI.COM, MAKASSAR – Pemain Sepakbola asal Belanda Marc Klok dipastikan meninggalkan PSM Makassar. Kabar hengkangnya gelandang pekerja itu diumumkan oleh Manajemen PT PSM lewat Instagram, Kamis, 30 Januari 2020 kemarin.
Kepergian Ewaklok -julukan Klok dari suporter PSM- ini menyisakan teka-teki dari para suporter setia Pasukan Ramang. Apatah lagi, kontrak Klok di PSM belum usai. Sejatinya, pemain bernomor punggung 10 selama di PSM ini masih berkostum Juku Eja hingga musim 2023.
Banyak spekulasi datang dari berbagai pihak terkait penyebab hengkangnya Klok dari PSM. Ada yang menganggap bahwa hal ini dikarenakan faktor finansial sampai soal chemistry dengan pelatih Bojan Hodak.
Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) The Maczman Mustafa Samri yang dikutip dari Harian Tribun Timur edisi, Jumat, (31/1/2020).
“Terkait hengkangnya Klok, saya malah tertarik untuk berkomentar yang bernada pertanyaan. Apa karena musim lalu dianggap terlalu banyak mengoleksi kartu kuning? Ataukah tidak sesuai dengan selera sang coach Bojan Hodak? Atau gara-gara faktor finansial? Entahlah,” komentarnya.
Sementara itu, CEO PT PSM Munafri Arifuddin mengatakan mendukung keputusan Mark Klok untuk mengembangkan karier di tim lain.
“Kami selalu mementingkan perkembangan karier pemain. Selama proses perpindahannya sesuai mekanisme yang ada,” ujar Appi sapaan akrab Munafri Arifuddin.
Namun Appi masih enggan menyebutkan ke tim mana Klok berlabuh. “Tunggu saja nanti klub barunya nanti yang akan diumumkan,” tutupnya.
(Sule)










