INIPASTI.COM, MAKASSAR – Sejak bencana kebakaran yang menghanguskan 11 unit rumah dua pekan lalu, 20 Kepala Keluarga (KK) Kelurahan Maccini Parang hingga kini belum mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Padahal mereka sangat membutuhkan uluran tangan pemerintah terutama material bangunan.
Kondisi itu diungkapkan Kepala RW 4 Baharuddin saat ditemui di rumahnya yang menjadi Posko Bantuan Korban Kebakaran, Kamis malam (20/10).
“Untuk saat ini, warga sangat mengharapkan bantuan material bangunan.Tapi hingga malam ini belum ada bantuan dari Pemkot, khususnya Dinas Perumahan,” ungkap Baharuddin.
Baharuddin mengatakan, sehari setelah kejadian sudah ada yang datang meninjau. Namun sampai sekarang belum ada realisasi dari tinjauan tersebut. “Sekarang korban kebakaran itu masih menggunakan tenda, itupun dari bantuan keluarga mereka masing-masing,” katanya.
Selain material bangunan, ia juga mengatakan warganya sangat membutuhkan air bersih. Akibat kebakaran itu, banyak saluran PDAM yang rusak. “Sudah ada yang melapor ke sana (PDAM,red), tapi lagi-lagi belum digubris,” tambahnya.
Tak hanya itu, Baharuddin juga mengungkapkan, warganya disuruh membayar untuk pemasangan kembali meteran listrik mereka. “Apa memang gitu yah prosedurnya harus bayar lagi? Padahal kan kami ini korban kebakaran, masa disuruh bayar lagi,” sahut salah satu warga.
Ia pun memaparkan kisaran bayaran yang diminta oleh petugas PLN tersebut. Dari Rp 350 ribu hingga Rp 1 juta lebih tergantung jenis meterannya. Baharuddin tak menampik kalau banyak bantuan dari pihak lain yang datang. Ia mengaku telah membagikan sekitar Rp 20 juta kepada semua korban, dan beras sebanyak 350 kilo per KK.
“Kalau bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Alam sudah ada, dan juga dari pihak lain. Bantuan mereka berupa beras, sembako, pakaian, peralatan dapur, dan lain-lain,” urai Baharuddin.
Bantuan-bantuan tersebut juga datang dari komunitas-komunitas, seperti INKAM Peduli, Makassar Tanah Karaeng, Aisyiyah, Lazis, dari sekolah-sekolah dan lain sebagainya.
Hal yang sama juga dilakukan para Purna Praja dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Sekretariat Pemerintah Kota Makassar. Mereka melaksanakan Bakti Sosial mengunjungi lokasi korban musibah kebakaran di Kelurahan Maccini Parang beberapa waktu lalu.
Menurut salah satu purna praja Winardi, bakti sosial yang dilaksanakan ini bertujuan untuk membantu dan meringankan beban korban yang mengalami musibah kebakaran. “Mudah mudahan dengan adanya paket sembako yang diserahkan, mampu meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari harinya,” tutur Winardi yang juga staf di bagian ekonomi dan pembangunan kota Makassar.
Rombongan yang dikoordinir Sekretaris Camat Biringkanayya Andi Mappanyukki ini menyerahkan bantuan paket sembako. Paket itu diterima langsung oleh Ketua RW Kelurahan Maccini Gusung. Paket sembako itu berupa , indomie, gula pasir, susu kaleng dan minyak kelapa, serta pakaian yang masih layak dipakai.(*)
Baca juga : Danny Pomanto Berucap Syukur Atas Kebakaran di Maccini Parang
//










