INIPASTI.COM, MAKASSAR – Dua tahun terakhir ini trend peminatan pada program studi ilmu kesehatan mengalami penurunan. Realitas itu harus dicermati lebih dini lagi.
Demikian ditegaskan Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Prof Dr Ir Andi Niartiningsih, MP, Kamis (18/8/2016)
Dijelaskan, indikator penurunan minat tersebut terbaca dari uji kompetensi yang lolos hanya sekitar 30 persen dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Kondisi alumni yang mengalami penurunan uji kompetensi menjadikan moratorium pembukaan studi ilmu kesehatan masih tetap diberlakukan pemerintah lewat kebijakan dari Kemenristekdikti, tegas Andi Niartiningsih.
Antisipasi kondisi pada studi ilmu kesehatan, pihak Kopertis Wilayah IX Sulawesi sudah pernah melakukan kerjasama dengan Unhas untuk mendidik dosen-dosen ilmu kesehatan lanjut jenjang studi S2 dan S3, tegas Andi Niar.
Selain kerjasama Unhas, Kopertis IX juga sudah melakukan hal serupa dengan institusi yang ada di Jepang untuk penelitian da sejenisnya, ungkapnya.










