INIPASTI.COM, MAKASSAR – Di tengah keseriusan memberantas korupsi di Indonesia, masyarakat dibuat kaget dengan munculnya kasus korupsi E-KTP, dan menyeret sejumlah nama yang kala itu menjabat sebagai anggota DPR.
Di antara nama tersebut, muncul nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, serta sejumlah politisi asal Sulsel diantaranya, Markus Nari, Tamsil Linrung, dan Jafar Hafsah.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Se Indonesia (APPSI), mengungkapkan kalau semua saat ini berproses hukum, dan dirinya tidak dalam kapasitas lagi untuk memberi komentar.
“Sebenarnya, kita harus mendorong agar semua ini berproses sesuai dengan norma hukum yang berlaku, yang penting hukum tidak dipolitisasi, hukum harus berjalan sesuai formatnya yang ada,” kata Syahrul, pada inipasti.com Senin (13/3/2017).
Syahrul menambahkan, saat ini sebaiknya memberi dukungan agar berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Mengenai munculnya bantahan yang dikeluarkan sejumlah nama terkait, termasuk Ganjar Pranowo. Syahrul yakin KPK adalah lembaga profesional, dan bisa bekerja secara profesional.
“Sepanjang semua berjalan secara profesional hasilnya akan baik,” ujarnya.










