Lahan untuk Stasiun KA Makassar-Parepare Mulai Dipersiapkan

Proyek Kereta Api Trans Sulawesi, tahap I di Kabupaten Barru yang pengerjaannya sudah mencapai sekitar 16 Km untuk pemasang rel kereta api. (Istimewa)

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Progres kelanjutan Proyek Strategis Nasional (PSN), Kereta Api Trans Sulawesi, tahap I Makassar-Parepare yang rencananya pemanfaatanya dilakukan tahun 2020 nanti. Dimana dimulai dari Kabupaten Barru sampai saat ini pembebasan lahan terus dilakukan.

Selain mengajukan perencanaan baru terhadap kelanjutan rel kereta yang akan dilewati nanti. Kepala Bidang Pertanahan, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Sulsel, Fakhruddin menyebutkan bahwa telah ada pengajuan rencana untuk penetapan lahan yang nantinya akan digunakan untuk membangun stasiun kereta api serta balai pendidikan dan diklat serta operasional untuk para pegawai Kereta Api nanti.

“Ini baru diajukan dan diverifikasi berkasnya. Kalau yang dulukan sudah tahap pelaksanaan dan domainnya itu di P2T Barru yang sudah di Penetapan lokasinya, (Panlok) termasuk juga masalah yang lahan kuburan, itukan sudah domainnya Pemkab dengan berkoordinasi bersama dengan pihak Kereta Api,” kata Fakhruddin, Rabu (27/2)

Baca Juga:  Hari Ibu, Adnan Beri Sekuntum Bunga pada Sang Istri

Terkait untuk lahan tersebut, Fakhruddin menyebutkan ini lokasinya berada di Maros, Pangkep dan Barru dengan kebutuhan lahan sekitar 209 Hektar. Sedangkan untuk Parepare belum ada.

Sementara itu,kapan akan keluar perencanaannnya. Ia menyebutkan sedang menunggu instruksi dari Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, karena ini butuh persiapan juga.

“Kami masih menunggu disposisi , untuk proses tahapan persiapan. Kalau sudah ada maka teknisnya bisa dipersiapkan,”ujarnya.

Terpisah, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah berharap tahun ini Kereta Api sudah bisa beroperasi, apalagu semua hambatan dilapangan termasuk lahan sudah diselesaikan.

“Sudah tidak ada hambatan lagi, termasuk juga lahan yang dikuburan sudah siap dipindahkan, tinggal jalan untuk melanjutkan pengerjaannya,” paparnya

Baca Juga:  Ribuan Tenaga Pendidik Meriahkan Porseni PGRI, Ternyata Ini Tujuannya ?

Sebelumnya, Bupati Barru Suardi Saleh mengungkapkan progres pengerjaan rel kereta api Makassar-Parepare, di Kabupaten Barru telah mencapai 95 persen. Adapun yang belum selesai sisa yang masuk di Pelabuhan Garongkong sekitar 4,9 Km. “Ini memang terakhir pembebasan lahanya. Baru mau dibebaskan. Sedangkan beberapa kendala sebelumnya sudah diselesaikan termasuk lahan yang kuburan,” ujarnya

Suardi menambahkan, selain lahan tadi masih ada juga 10 Km yang ke arah Parepare, tapi ini memang belum masuk dalam program. “Khusus di Barru inikan targetnya selesai Mei, kalau semuanya sudah bisa dirampungkan. Saya kira yang 5 persen bisa selesai,”paparnya.

Seperti diketahui, proyek ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), yang telah dibangun  sejak tahun 2015.  Adapun proyek tahap pertama ini yakni jalur kereta api dari Makassar hingga Parepare.

Baca Juga:  Dinas PMD Surati Daerah Terkait Penyerapan Dana Desa

(Iin Nurfahraeni)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.