INIPASTI.COM, Gowa – Kemacetan lalu lintas sulit untuk dihilangkan, paling tidak hanya dapat dikurangi kepadatannya. Hal ini disebabkan karena berbagai yang faktor saling berkaitan satu sama lain.
Salah satu penyebab kemacetan arus kendaraan di sekitar Bundaran Samata dan Jl. Hertasning Baru, yakni kapasitas jalan lebih kecil dari volume kendaraan yang ada.
Demikian ditegaskan Sekretaris Prodi KPI UIN Alauddin, Dra. Asni Jamareng, M.Si kepada Inipasti.Com, Sabtu (10/9/2016).
Penyebab lain adalah mobil truk yang sering melintas di kawasan tersebut, sedangkan lampu pengatur lalu lintas juga tidak berfungsi sama sekali.
Hal tersebut dapat menyebabkan rentan kecelakaan terjadi. Di arus jalan itu terdapat gundukan pasir dan tanah mengakibatkan pengendara motor sering terjatuh.
Di jalur jalan tersebut sering memakan korban akibat kecelakaan lalu lintas. Korban kecelakaan itu dominan kalangan mahasiswa UIN Alauddin Makassar, tegas Asni.
Kemacetan akan terus menjadi langganan, pemerintah Gowa harus turun tangan melakukan perbaikan jalan dan memfungsikan lampu lalu lintas.
Kondisi semakin diperparah saat puncak macet sore hari ketika mahasiswa pulang kampus dan pekerja kembali ke rumahnya, petugas pengatus lalu lintas seringkali tidak ditemukan di lapangan.
Kemacetan yang terus tersaji mengakibatkan daftar korban kecelakaan terus mengalami peningkatan, mengingat para pengguna jalan kadang tidak ada yang mau mengalah, ungkap pengguna jalan lainnya, Syakhruddin DN dosen luar biasa FDK UIN Alauddin Makassar lainnya. ()










